Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terasa khidmat di Kota Padang. Pengurus Masjid Darul Huda, yang berlokasi di Perumdam Punggai, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, Sabtu (13/9/2025) malam.
Acara yang dipadati jamaah ini dibuka oleh Ketua Masjid Darul Huda, M. Pathi. Dalam sambutannya, Pathi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah dan pengurus masjid yang telah berpartisipasi menyukseskan acara. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Masjid Darul Huda, baik secara fisik maupun non-fisik.
Puncak acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Drs. Muhidi, MM. Ia mengajak jamaah untuk memaknai Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbarui kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ustadz Muhidi menegaskan bahwa mencintai Nabi Muhammad SAW adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 31.
“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad SAW), niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” kutip Ustadz Muhidi.
Beliau juga mengingatkan bahwa tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Dengan mengenang kelahiran Rasulullah, umat Islam diharapkan dapat meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikannya sebagai suri teladan terbaik. Peringatan Maulid, menurutnya, adalah anugerah besar bagi seluruh alam semesta.
“Kalau kita ingin mendapatkan syafaat, maka dari itu hilangkan rasa dengki dan iri hati,” pesan Ustadz Muhidi, menegaskan bahwa syafaat adalah bentuk pertolongan Allah yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad yang beriman dan taat.
Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap 12 Rabiul Awal. Berdasarkan kalender Masehi, tahun ini peringatan tersebut jatuh pada Jumat, 5 September 2025. Perayaan Maulid Nabi secara besar-besaran, Ustadz Muhidi menambahkan, telah berkembang sejak beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah SAW. Tradisi ini menjadi sarana syiar dan penguat semangat umat, serta wujud kecintaan kolektif kepada Rasulullah SAW.
Acara Tabligh Akbar ini turut dihadiri oleh para RW/RT di lingkungan masjid, majelis taklim, pengurus masjid, serta seluruh jamaah Masjid Darul Huda.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.