Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KUMHANKAM · 5 Jun 2026 14:08 WIB ·

Perampokan Rumah Guru di Desa Ciberung, Warga Diminta Waspada


					Perampokan Rumah Guru di Desa Ciberung, Warga Diminta Waspada Perbesar

Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Suasana tenang di RT 04 RW 03, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mendadak pecah pada Jumat siang. Sebuah rumah milik seorang guru SMAN 1 Ajibarang, Subarkah (45), menjadi sasaran empuk kawanan perampok yang nekat beraksi di siang bolong. Dalam hitungan menit, uang tunai jutaan rupiah dan puluhan gram emas raib dibawa kabur kelompok kriminal ini.

Secara geografis, Desa Ciberung berada di wilayah strategis yang menghubungkan akses antardesa di Ajibarang. Namun, kemudahan akses ini rupanya juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kejadian bermula saat rumah dalam kondisi sepi karena pemilik sedang bekerja, menyisakan pembantu rumah tangga, Daisah (27), bersama seorang balita. Empat pelaku yang datang dengan dua sepeda motor menjalankan modus operandi klasik: berpura-pura menjadi tamu untuk mengelabui penghuni rumah.

“Dua orang masuk ke dalam rumah, sementara dua lainnya berjaga di luar. Modus mereka mengajak bicara pembantu, sementara pelaku lainnya leluasa mengobrak-abrik kamar,” ungkap Menik, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Aksi ini baru terungkap ketika Hayun, kakak Subarkah, menaruh curiga dan mendatangi lokasi. Meski sempat meneriakkan kata “rampok”, para pelaku berhasil meloloskan diri ke arah berbeda.

Kerugian yang ditimbulkan tidak main-main: uang tunai Rp3 juta, emas seberat 50 gram, hingga BPKB sepeda motor berpindah tangan ke pihak pelaku. Kapolsek Ajibarang, Iptu Haryanto, menyatakan pihaknya kini tengah melakukan pengejaran intensif. “Kami masih menyelidiki kasus ini dan memburu para pelakunya,” tegasnya.

Bagi warga desa, insiden ini adalah alarm keras untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Keamanan desa bukan sekadar tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban kolektif untuk saling menjaga. Di tengah dinamika desa yang terus berkembang, kewaspadaan terhadap orang asing yang bertamu ke rumah saat jam kerja harus ditingkatkan agar musibah serupa tidak terulang di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Intimidasi di Polsek Obi, Warga Desa Sambiki Menuntut Keadilan

2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Jerat Prematur Kasus Pupuk Ilegal Tulungagung di Lahan Sendiri

25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Kemenangan Rakyat Kecil: Hakim Batalkan Status Tersangka Warga Tanggamus

6 Mei 2026 - 15:34 WIB

Tragedi Sofa Balai Desa: Teka-teki Kematian Kades Buncitan

4 Mei 2026 - 08:24 WIB

Desa Loleo Merana: Dana Miliaran Mengalir Pembangunan Tetap Nihil

23 April 2026 - 22:56 WIB

Lawan Mafia Tanah: Polisi Segel Lahan Sengketa di Sawangan

22 April 2026 - 12:08 WIB

Trending di KUMHANKAM