Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

OPINI · 13 Jun 2026 10:53 WIB ·

Pentingnya Pengujian Air Konsumsi Masyarakat di Tengah Aktivitas Pertambangan


					Pentingnya Pengujian Air Konsumsi Masyarakat di Tengah Aktivitas Pertambangan Perbesar

Tana Tidung, Kalimantan Utara [DESA MERDEKA] Pengambilan sampel lingkungan merupakan bagian penting dalam menilai dampak suatu kegiatan usaha terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Namun, pengujian lingkungan akan kurang komprehensif apabila hanya berfokus pada udara ambien, kebauan, dan kebisingan, sementara sumber air yang dikonsumsi masyarakat tidak turut diperiksa.

Di Desa Menjelutung, sebagian masyarakat masih memanfaatkan air tadah hujan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk konsumsi. Sementara itu, aktivitas operasional pertambangan batu bara berada dalam kawasan yang bersinggungan langsung dengan permukiman warga. Kondisi ini menuntut adanya pengawasan dan pengujian lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kualitas lingkungan tempat mereka tinggal.

Menurut saya, pengambilan sampel air yang dikonsumsi masyarakat merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya mengetahui ada atau tidaknya dampak lingkungan. Bukan untuk langsung menyimpulkan telah terjadi pencemaran, melainkan untuk memperoleh data yang objektif, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat berhak mengetahui kondisi lingkungan yang mereka hadapi. Keterbukaan data dan kelengkapan pengujian akan membantu membangun kepercayaan publik serta mencegah munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Pada prinsipnya, yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian. Apabila kualitas lingkungan memang baik, maka hasil pengujian yang lengkap akan menjadi bukti. Sebaliknya, apabila ditemukan permasalahan, maka hasil tersebut dapat menjadi dasar untuk melakukan langkah perbaikan yang diperlukan.

“Ketika sumber air yang dikonsumsi masyarakat tidak ikut diuji, maka penilaian dampak lingkungan belum sepenuhnya menggambarkan kondisi yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pengujian air konsumsi warga merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan transparansi, perlindungan lingkungan, dan kepastian bagi masyarakat.”

Ares Wahyudi, Ketua EXCO Partai Buruh Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mbah Moedjair: Pahlawan Pangan yang “Seharusnya” Mengubah Sejarah Desa

8 Juni 2026 - 14:13 WIB

Jurnalisme Laporan ala Bhabin di Desa: Membunuh Karakter Polisi

8 Juni 2026 - 07:44 WIB

Gotong Royong Digital di Balik Lagu Mas Bahlil Ganteng

1 Juni 2026 - 20:35 WIB

Membongkar Lingkaran Setan Repetisi Berita Bhabinkamtibmas 

30 Mei 2026 - 15:26 WIB

Keadilan Kurban: Mengalirkan Berkah Hingga ke Pelosok Desa

29 Mei 2026 - 21:01 WIB

Kurban Negara: Antara Keadilan Sosial dan Ekonomi Desa

29 Mei 2026 - 15:32 WIB

Trending di OPINI