Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

BUMDes · 30 Mar 2026 12:00 WIB ·

Pendamping Desa Lampung Selatan Siap Cetak BUMDes Profesional


					oppo_16 Perbesar

oppo_16

Lampung Selatan, Lampung [DESA MERDEKA] Pembangunan ekonomi desa kini menuntut standar profesionalitas yang lebih tinggi. Menjawab tantangan tersebut, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan menggelar In Service Training (IST) Peningkatan Kapasitas BUMDes pada 30–31 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dalam mengawal BUMDes agar lebih akuntabel dan produktif.

Berlokasi di Balai Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, pelatihan ini menjadi tindak lanjut Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 145 Tahun 2022. Para pendamping diwajibkan membawa data riil wilayah dampingannya guna merumuskan solusi konkret atas persoalan tata kelola BUMDes di lapangan.

Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten, Suhadi Purnawan, ST., MT, menegaskan bahwa pendamping desa saat ini harus “naik kelas”. Mereka tidak hanya dituntut memahami aturan administratif, tetapi juga wajib mampu membaca potensi pasar agar BUMDes menjadi entitas usaha yang sehat dan berdaya saing.

“Kita ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa yang dikelola melalui BUMDes benar-benar menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Suhadi. Hal ini menjadi ujian bagi integritas serta profesionalitas pendamping dalam menjaga transparansi pemanfaatan dana publik.

Pelatihan teknis dan aplikatif ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi besar bagi para TPP di Lampung Selatan. Dengan kapasitas yang terstruktur, BUMDes diproyeksikan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Melalui langkah strategis ini, BUMDes tidak lagi sekadar papan nama, melainkan pilar utama ekonomi yang mandiri. Peningkatan kualitas kinerja pendamping menjadi kunci utama dalam memastikan roda bisnis di tingkat desa berputar secara profesional dan memberikan dampak kesejahteraan yang luas.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Gagal BUMDes Lubuk Cuik Berujung Gadaikan Aset

18 Mei 2026 - 18:07 WIB

Siasat Kemendes Kepung Rentenir Lewat Koperasi Desa di NTT

17 Mei 2026 - 11:07 WIB

Embung Kampung Jadi Mesin Uang Desa Tanjung Meranti

16 Mei 2026 - 14:40 WIB

BUMDes Jiko Banau Cetak Uang Lewat Udang Vaname

16 Mei 2026 - 06:32 WIB

Desa Lifuleo Jadi Kiblat Baru Ekonomi Mandiri NTT

15 Mei 2026 - 21:59 WIB

Belajar dari Ponggok: Mengapa Desa Tak Perlu Saling Contek Bisnis?

3 Mei 2026 - 10:24 WIB

Trending di BUMDes