Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 19 Mar 2026 04:30 WIB ·

Penantian 10 Tahun Siti: Mimpi Rumah Layak Jadi Nyata


					Penantian 10 Tahun Siti: Mimpi Rumah Layak Jadi Nyata Perbesar

Dharmasraya, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Dekade penuh keterbatasan Siti Mustangidah (43) akhirnya menemui titik terang. Setelah sepuluh tahun bertahan hidup di rumah kayu lapuk milik orang lain, warga Jorong Taratak, Nagari Siguntur ini resmi menerima bantuan bedah rumah yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Rabu (18/3/2026).

Ibu dua anak ini tak kuasa membendung air mata saat bantuan senilai puluhan juta rupiah mengalir untuk membangun pondasi rumah di atas tanah hibah miliknya. Selama ini, dinding berlubang dan lantai kayu yang rapuh menjadi saksi bisu perjuangan Siti menghidupi kedua buah hatinya dengan bekerja serabutan, mulai dari buruh ladang hingga jasa cuci pakaian.

Ramadan Berkah di Tengah Kesulitan Ekonomi
Kehadiran Gubernur Mahyeldi di Dharmasraya membawa paket bantuan komprehensif. Kolaborasi antara Baznas (Rp25 juta), Bank Nagari (Rp2,5 juta), Dinas Pendidikan, hingga Bappeda Sumbar memastikan Siti tidak lagi sekadar bermimpi memiliki atap yang kokoh. Selain dana pembangunan, Siti juga menerima sembako Lebaran dan mushaf Al-Qur’an sebagai bekal ibadah di bulan suci.

“Kami hadir untuk membantu Ibu Siti agar memiliki rumah yang layak dan nyaman. Ini adalah ikhtiar bersama untuk saling meringankan beban sesama,” ujar Mahyeldi di lokasi bedah rumah.

Gotong Royong Sebagai Kunci Percepatan
Gubernur menekankan bahwa bantuan dana saja tidak cukup tanpa sentuhan tangan masyarakat. Ia mendorong pemerintah nagari dan warga setempat untuk membangkitkan semangat gotong royong dalam proses konstruksi fisik rumah tersebut.

Wali Nagari Siguntur, Hamdan, merespons cepat instruksi tersebut dengan menyatakan kesiapan perangkat desa dan warga untuk membantu pengerjaan bangunan. Targetnya jelas: Siti dan anak-anaknya harus segera menempati hunian yang manusiawi dan mengakhiri status “menumpang” yang telah menyiksa batin selama satu dasawarsa.

Bagi Siti, pertemuan langsung dengan pemimpin daerah dan kucuran bantuan ini terasa seperti keajaiban di tengah keputusasaan. “Seperti mimpi bisa bertemu Bapak Gubernur. Sudah 10 tahun kami menumpang karena tidak ada biaya membangun,” ungkapnya lirih namun penuh syukur.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025: Pendapatan Tembus 99%

21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Malaka Dapat 1.464 Rumah Bantuan Wilayah Perbatasan

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Jalan Kritis Kelok 44 Agam Ancam Ekonomi dan Wisata

11 Juli 2026 - 21:45 WIB

Sumbar Kunci 166 Ribu Hektare Sawah dari Pengembang

9 Juli 2026 - 14:50 WIB

Asap Dapur Mengebul, Buruh Tembakau Jombang Terima BLT

2 Juli 2026 - 14:58 WIB

Trending di PEMDA