Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 29 Jul 2024 21:52 WIB ·

Pemuda Pekalongan Kagumi Al-Fatihah, Kajian Rutin Berkah!


					Pemuda Pekalongan Kagumi Al-Fatihah, Kajian Rutin Berkah! Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] – Semangat mendalami ajaran Islam terlihat jelas di kalangan pemuda Kelurahan Mayangan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Setiap Jumat malam, Masjid At-Taubah menjadi saksi kegiatan rutin Jama’ah Rotib Ngremboko yang penuh antusiasme.

Dalam kajian kitab yang berlangsung pada Jumat lalu (26/7), Ustadz Amat Rosidi mengajak para peserta untuk menyelami lebih dalam makna dan kandungan Surat Al-Fatihah. Ia menekankan betapa fundamentalnya surat pembuka Al-Qur’an ini bagi setiap muslim. “Surat Al-Fatihah adalah Ummul Qur’an, induk dari seluruh surat dalam Al-Qur’an. Setiap bacaan Al-Qur’an kita pasti mengawalinya dengan surat yang mulia ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Ustadz Amat menyoroti ayat kedua Surat Al-Fatihah, yaitu ‘Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin’ (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam). Ia menjelaskan bahwa frasa ‘segala puji’ mengandung makna yang sangat mendalam. “Terdapat empat jenis pujian dalam ayat ini. Pertama, pujian Allah kepada diri-Nya sendiri. Kedua, pujian Allah kepada makhluk ciptaan-Nya. Ketiga, pujian makhluk kepada Allah. Keempat, pujian makhluk kepada sesama makhluk. Namun, pada hakikatnya, segala puji itu kembali kepada Allah,” urainya.

Para pemuda Kelurahan Mayangan, Pekalongan, khidmat mengikuti kajian Surat Al-Fatihah dalam Jama’ah Rotib Ngremboko di Masjid At-Taubah.

Kemudian, Ustadz Amat mengaitkan pemahaman akan pujian dalam Surat Al-Fatihah dengan pentingnya sikap bersyukur dalam kehidupan. “Ketika kita bersyukur kepada Allah dan juga kepada sesama manusia, sesungguhnya kita sedang memuji Allah. Allah sendiri sangat memuji Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, sebagai umat Nabi Muhammad, sudah seharusnya kita meneladani akhlak dan perilaku beliau dalam setiap aspek kehidupan,” pesannya kepada para jamaah.

Sebelum kajian utama, kegiatan dimulai dengan pembacaan tawassul yang dipimpin oleh Ustadz Slamet Dimyati. Setelah itu, jamaah melantunkan Maulid Simtudduror, sebuah amalan shalawat yang mengisahkan sejarah agung Nabi Muhammad SAW, serupa dengan Maulid Diba’ dan Barzanji. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Rotibul Athos, yaitu amalan yang berisi doa dan zikir. Puncak acara adalah mauidhoh hasanah atau kajian kitab tafsir Surat Al-Fatihah yang disampaikan dengan lugas oleh Ustadz Amat Rosidi.

Ustadz Amat Rosidi kembali menegaskan esensi Surat Al-Fatihah bagi umat Islam, khususnya bagi Jama’ah Rotib Ngremboko. “Penting bagi setiap muslim untuk memahami betul kandungan Surat Al-Fatihah ini, sebab ia merupakan inti dari seluruh kandungan Al-Qur’an,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 306 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjemput Damai Demang Kentol: Kisah Batik Sumberparang Malang

10 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Simalakama di Kaki Bromo: Saat Penegak Adat Dibui Hukum Negara

8 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Ironi Desa Budaya Bantul Antara Pelestarian Dan Birokrasi

7 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Trending di SOSBUD