Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 4 Feb 2025 21:34 WIB ·

Pemkab Berau Bangun Rumah Produksi Kakao di Kampung Merasa


					Pemkab Berau Bangun Rumah Produksi Kakao di Kampung Merasa Perbesar

Berau [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) berencana membangun rumah produksi kakao di Kampung Merasa. Rencana ini telah melalui serangkaian kajian dan uji kelayakan, termasuk monitoring dan evaluasi lapangan yang dilakukan oleh tim akademisi dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (DPPKUKM) Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag Berau, Rita Noratni, menjelaskan bahwa Kampung Merasa telah ditetapkan sebagai sentra pengembangan kakao di Berau berdasarkan Surat Keputusan Bupati Berau Nomor 490 Tahun 2023. “Kampung Merasa memang merupakan sentra kakao di Berau, sehingga rencana pembangunan rumah produksi di sini sangat sesuai dengan potensi yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rita mengungkapkan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah produksi tersebut merupakan hibah dari kepala Kampung Merasa. Meskipun lokasi telah ditentukan, dokumen rencana anggaran biaya (DED) masih dalam proses penyusunan. “Yang terpenting adalah saat penyusunan DED, lahan sudah siap. Kami akan memprioritaskan lahan yang memiliki legalitas yang jelas, apalagi kita sudah mendapat dukungan dari DPPKUKM Kaltim,” jelasnya.

Terkait pendanaan, Rita menyebutkan bahwa sumber anggaran untuk pembangunan rumah produksi kakao masih belum ditentukan. Pihaknya berharap mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. “Kami berharap bisa memperoleh dana dari berbagai sumber, terutama dari pemerintah pusat, mengingat banyak program kementerian yang mendukung pengembangan sentra industri seperti ini,” katanya.

Rita juga menjelaskan bahwa sebelumnya sempat direncanakan pembangunan rumah produksi cokelat di Kampung Suaran. Namun, rencana tersebut terkendala status lahan yang masih masuk dalam Kawasan Budidaya Konservasi (KBK). “Di Suaran memang ada potensi untuk pengembangan kakao, tetapi status lahan menjadi tantangan. Labanan juga menjadi salah satu opsi yang sedang dikaji karena memiliki potensi serupa,” ujarnya.

Menurut Rita, pembangunan rumah produksi kakao ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi kakao di Berau, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing produk kakao Berau. “Diharapkan dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam Berau, khususnya komoditas kakao, serta mendorong pertumbuhan industri pengolahan kakao yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Desa: Benarkah Sawah Terancam?

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di EKBIS