Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 3 Feb 2026 12:18 WIB ·

Pebayuran Targetkan Infrastruktur Berkeadilan Guna Putus Ketimpangan Desa


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Kecamatan Pebayuran mulai merancang wajah wilayahnya untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Digelar di Aula Kelurahan Kertasari, Selasa (3/2/2026), agenda ini menjadi ajang “jemput bola” aspirasi warga demi memastikan pembangunan tidak lagi hanya berpusat di titik tertentu, melainkan merata hingga pelosok desa.

Membawa tema besar “Infrastruktur Berkeadilan,” Musrenbang kali ini menempatkan konektivitas sebagai prioritas utama. Fokusnya adalah memastikan setiap desa di Kecamatan Pebayuran terhubung dengan akses jalan dan jembatan yang layak, guna mendukung layanan publik dan ketahanan ekonomi lokal.

Konektivitas Jadi Kunci Ekonomi Berkelanjutan
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan, menegaskan bahwa pembangunan fisik bukan sekadar urusan beton dan aspal. Perbaikan aksesibilitas, terutama jembatan dan jalan, merupakan langkah strategis untuk mempermudah mobilitas warga yang berdampak langsung pada biaya logistik hasil bumi dan produk UMKM.

“Kami mendorong fasilitas publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan. Sasarannya jelas: ekonomi lokal harus mampu tumbuh mandiri di masa depan melalui akses yang terbuka lebar,” ujar Hasyim dalam sambutannya.

Sinergi Lintas Sektoral Mengawal Usulan
Agenda ini tidak hanya dihadiri oleh perangkat birokrasi, tetapi juga melibatkan unsur Muspika dari TNI (Koramil) dan Polri (Polsek), serta perwakilan Sekwan DPRD Kabupaten Bekasi. Kehadiran lintas elemen ini bertujuan untuk mengawal setiap usulan agar tetap sasaran dan memiliki landasan hukum serta keamanan yang kuat.

Beberapa isu krusial yang mencuat dalam diskusi antara lain:

  • Normalisasi Saluran Air: Sebagai upaya mitigasi banjir dan pengairan lahan pertanian.
  • Sarana Pendidikan: Perbaikan infrastruktur sekolah guna meningkatkan kualitas SDM.
  • Pemberdayaan UMKM: Fasilitasi promosi dan kemudahan akses bagi pelaku usaha lokal.

Seluruh aspirasi ini akan dikompilasi ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi untuk diseleksi berdasarkan skala prioritas. Dengan pengawalan yang ketat sejak tingkat kecamatan, warga Pebayuran berharap proyeksi pembangunan 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumbar Kembali Raih WTP, DPRD Dorong Pengelolaan Keuangan Kian Berkualitas

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

Data Akurat, Kunci Sukses Pembangunan Desa di TTU

18 Juni 2026 - 03:29 WIB

Jual Beli Jabatan: Skandal Puskesmas Guncang Birokrasi Simalungun

17 Juni 2026 - 17:04 WIB

BPKP Apresiasi Tata Kelola Keuangan Desa di Singosari

15 Juni 2026 - 15:08 WIB

Pilkades Serentak Pemalang: Menguji Integritas Demokrasi di Desa

15 Juni 2026 - 10:48 WIB

Darurat Narkoba, Desa Kini Jadi Benteng Pertahanan Utama

15 Juni 2026 - 06:30 WIB

Trending di PEMDA