Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 28 Jan 2026 22:11 WIB ·

Panen Raya Jagung di Bunut, Buktikan Dana Desa Picu Swasembada Pangan 


					Panen Raya Jagung di Bunut, Buktikan Dana Desa Picu Swasembada Pangan  Perbesar

Pesawaran, Lampung [DESA MERDEKA] Desa Bunut di Kecamatan Way Ratai kini menjadi barometer baru keberhasilan pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Pesawaran. Melalui manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa ini sukses menyulap alokasi anggaran tahun 2025 menjadi hamparan “emas kuning” yang siap dipanen. Panen Raya Jagung yang digelar pada Rabu (28/1/2026) ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan hasil dari ekosistem yang terencana.

Wakil Ketua PKK Kabupaten Pesawaran, Aria Sindy, yang hadir langsung melakukan panen simbolis, mengaku bangga dengan pencapaian masyarakat setempat. Menurutnya, keberhasilan Desa Bunut bukan hanya soal jumlah produksi, melainkan keberhasilan membangun fondasi ekonomi keluarga.

“Ini adalah inspirasi bagi desa-desa lain. Kita tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga menguatkan ekonomi dari level paling dasar,” ujar Aria Sindy di hadapan para kelompok tani.

Foto : Panen Jagung Secara Simbolis Oleh Wakil Ketua PKK Pesawaran

Ekosistem Pertanian yang Berkelanjutan
Kepala Desa Bunut, Bayu Fiska Mahendra, menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi matang dalam pemanfaatan Dana Desa di sektor pertanian. Alokasi dana tidak sekadar diberikan begitu saja, melainkan difokuskan pada tiga pilar utama:

  • Penyediaan bibit unggul yang tahan hama.
  • Distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran.
  • Pendampingan teknis bagi kelompok tani secara berkala.

Hasil panen melimpah ini pun tidak akan dibiarkan menguap begitu saja di pasar bebas. BUMDes Desa Bunut telah menyiapkan skema pemasaran strategis dengan menggandeng Koperasi Desa Merah Putih. Sebagian hasil panen akan dipasarkan untuk meningkatkan pendapatan desa, sementara sebagian lainnya disisihkan sebagai cadangan pangan warga dan pakan ternak.

Foto : RamahbTamah Wakil Ketua PKK Pesawaran Bersama Pengurus PKK Se Kecamatan Way Ratai

Replikasi Kesuksesan untuk Desa Lain
Camat Way Ratai, Data Trianda, yang turut hadir bersama jajaran Forkopimcam, menegaskan komitmennya untuk mereplikasi kesuksesan Desa Bunut ke wilayah lain. Menurutnya, transparansi dan orientasi pada kebutuhan pokok adalah kunci utama mengapa Dana Desa di Bunut memberikan dampak nyata.

“Keberhasilan ini adalah cerita tentang visi yang bertemu dengan kerja keras. Bunut hari ini telah memberikan contoh gemilang bahwa swasembada pangan dimulai dari desa,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat, Desa Bunut kini bukan lagi sekadar wilayah administratif, melainkan produsen pangan yang mandiri dan memiliki daya tawar ekonomi yang kuat di Kabupaten Pesawaran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 159 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penyaluran BLT Dana Desa Periode Juni 2026 kepada 6 KPM di Desa Balumbungan Berlangsung Lancar

19 Juni 2026 - 10:12 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Besikama Perkuat Kader Posyandu demi Kesehatan Warga Desa

17 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Trending di DESA