Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 29 Jul 2025 22:15 WIB ·

Padang Kondusif: Gubernur Sumbar Ajak Warga Tidak Terprovokasi


					Padang Kondusif: Gubernur Sumbar Ajak Warga Tidak Terprovokasi Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Imbauan ini terkait insiden yang terjadi di sebuah rumah doa di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang, beberapa waktu lalu. Menurutnya, permasalahan tersebut telah diselesaikan oleh pihak berwenang secara efektif.

“Kita minta semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak bertanggung jawab. Itu penting untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” ucap Gubernur Mahyeldi di Padang, Selasa (29/7/2025). Penegasan ini menunjukkan prioritas pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayahnya.

Mahyeldi menjelaskan bahwa semua pihak terkait telah menjalankan fungsinya dengan baik dalam penanganan insiden ini. Koordinasi yang solid terlihat dari keterlibatan berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari kelurahan, kecamatan, kota, hingga provinsi. Selain itu, peran institusi lain seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga sangat signifikan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan dalam meredam potensi konflik dan menyelesaikan persoalan.

“Semua pihak telah bergerak sesuai fungsinya masing-masing. Alhamdulillah, permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan secara cepat,” ungkapnya. Pernyataan ini menegaskan efektivitas respons pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam menangani situasi sensitif, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kapasitas negara dalam menjaga ketertiban.

Terkait adanya indikasi pelanggaran hukum yang mungkin terjadi dalam insiden tersebut, Gubernur Mahyeldi menghimbau masyarakat untuk sepenuhnya mempercayakan penyelesaiannya kepada aparat penegak hukum. Pesan ini penting untuk mencegah tindakan main hakim sendiri dan memastikan bahwa setiap pelanggaran ditangani melalui jalur hukum yang berlaku, sesuai dengan prinsip negara hukum. Ajakan ini juga merupakan upaya untuk memitigasi penyebaran informasi palsu yang dapat memperkeruh suasana.

Kondusifitas daerah adalah prioritas utama, dan Mahyeldi menekankan bahwa peran serta aktif masyarakat dalam menjaga ketenangan sangat krusial. Dengan tidak mudah terpengaruh provokasi dan mengedepankan kebijaksanaan, diharapkan keharmonisan antarumat beragama di Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan dapat terus terjaga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM