Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

JALAN JAJAN · 16 Des 2024 20:27 WIB ·

Nostalgia Kuliner Jadul di Desa Batulicin Irigasi


					<em>Suasana Wisata Kuliner Jadul yang berlangsung di Desa Batulicin Irigasi, Minggu (15/12/2024), </em> Perbesar

Suasana Wisata Kuliner Jadul yang berlangsung di Desa Batulicin Irigasi, Minggu (15/12/2024),

Tanah Bumbu [DESA MERDEKA] – Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, sukses menggelar acara wisata kuliner jadul yang meriah pada Minggu (15/12/2024). Acara ini tidak hanya memanjakan lidah para pengunjung dengan beragam jajanan tradisional, tetapi juga menjadi ajang nostalgia dan pelestarian kuliner warisan leluhur.

Berbagai jenis makanan jadul seperti cenil, keripik pare, onde-onde singkong, es cendol, dan jamu tradisional menjadi primadona. Para pengunjung dapat menikmati sajian lezat ini dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp2.000 per porsi.

“Saya sangat senang bisa merasakan kembali jajanan jadul seperti ini. Rasanya mengingatkan saya pada masa kecil,” ujar Mardianto, salah satu pengunjung yang berasal dari Desa Selaselilau.

Inovasi Penggunaan Mata Uang Tradisional

Uniknya, dalam acara ini, panitia menggunakan sistem tukar menukar dengan koin kayu sebagai alat pembayaran. Setiap koin memiliki nominal yang berbeda-beda, mulai dari Rp2.000 hingga Rp10.000. Hal ini semakin menambah suasana nostalgia dan membuat pengunjung merasa seperti sedang berbelanja di pasar tradisional tempo dulu.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung. Dengan menggunakan koin kayu, kami berharap dapat membawa mereka kembali ke masa lalu,” ungkap Supriyadi, Kepala Desa Batulicin Irigasi.

Dampak Positif bagi UMKM Lokal

Selain sebagai ajang nostalgia, acara ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di desa. Para pemilik UMKM dapat mempromosikan produk-produk mereka dan mendapatkan keuntungan.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh pemerintah desa. Acara ini sangat membantu kami dalam memasarkan produk-produk UMKM,” ujar salah seorang pemilik UMKM.

Ke depannya, Pemerintah Desa Batulicin Irigasi berencana untuk mengadakan acara serupa secara rutin. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan kuliner tradisional, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata kuliner yang menarik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 248 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sisi Lain Benteng Fort Willem I: Edukasi Burung Hantu Eksotis

20 Januari 2026 - 18:33 WIB

Sihir Sejarah Ambarawa: Sendratari Babad Fort Willem I Digelar Rutin

18 Januari 2026 - 07:18 WIB

Le Jacques-Cartier: “Hotel Bawah Laut” Prancis Ubah Peta Wisata Indonesia

17 Januari 2026 - 16:55 WIB

Mentawai Bukan Sekadar Ombak: Turis Prancis ‘Sihir’ Siberut

16 Januari 2026 - 20:57 WIB

Stasiun Tuntang: Menghidupkan ‘Roh’ Kolonial Melalui Diplomasi Budaya

16 Januari 2026 - 17:04 WIB

Benteng Pendem Ambarawa: Jejak Kolonial yang Kini Bernafas Budaya

10 Januari 2026 - 10:21 WIB

Trending di JALAN JAJAN