Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 3 Jan 2026 05:54 WIB ·

Nagari Maninjau Siaga: Pengerukan Sungai Cegah Banjir Bandang Berulang


					Nagari Maninjau Siaga: Pengerukan Sungai Cegah Banjir Bandang Berulang Perbesar

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menghadapi ancaman banjir bandang susulan di Nagari Maninjau, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengambil langkah taktis dengan menginstruksikan percepatan pengerukan aliran sungai. Langkah ini diprioritaskan untuk mengatasi pendangkalan ekstrem akibat material sisa banjir yang menyumbat aliran air di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Gubernur meminta Dinas SDABK Sumbar segera bersinergi dengan balai sungai guna mengerahkan alat berat ke titik-titik kritis. “Pengerukan harus cepat dilakukan sebelum luapan air semakin parah akibat pendangkalan,” tegas Mahyeldi saat meninjau lokasi di tengah hujan deras, Jumat (2/1/2026).

Lampu Kuning bagi Warga di Lereng Bukit
Selain perbaikan teknis, keselamatan warga desa menjadi perhatian utama. Mengingat material longsor di perbukitan masih sangat labil, warga diimbau untuk segera mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman. Cuaca ekstrem diprediksi masih akan mengguyur wilayah Agam, yang meningkatkan risiko pergerakan tanah di area terdampak.

“Tanah di area longsoran masih labil. Mengungsi adalah langkah bijak karena kondisi saat ini sangat berisiko bagi keselamatan,” tambah Mahyeldi. Imbauan ini menjadi krusial guna menghindari jatuh atau bertambahnya korban jiwa dari masyarakat Nagari.

Sinergi Alat Berat dan Logistik Desa
Bupati Agam, Benny Warlis, menyambut positif respon cepat pemprov dalam membantu percepatan penanganan darurat. Kehadiran bantuan alat berat dan dukungan logistik berupa sembako diharapkan mampu menjaga stabilitas kebutuhan dasar warga di tengah masa sulit.

Kolaborasi ini mencakup perbaikan infrastruktur yang rusak guna memulihkan mobilitas ekonomi Nagari Maninjau. Dengan keterlibatan berbagai dinas seperti Dinas Sosial dan BMCKTR, penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada fisik sungai, tetapi juga pada pemulihan sosial ekonomi masyarakat terdampak secara menyeluruh.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ombudsman Evaluasi Pelayanan Publik Sumbar, OPD Diwajibkan Berinovasi

24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Singosari Raih Nilai Tertinggi IGA 2026, Sanggar Lingkungan Jadi Model Inovasi Nasional

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Tambahan TKD Sumbar Cair, Percepat Pemulihan Nagari Pascabencana

24 Juli 2026 - 05:38 WIB

Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025: Pendapatan Tembus 99%

21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Malaka Dapat 1.464 Rumah Bantuan Wilayah Perbatasan

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Ketua DPRD Sumbar: Orang Baik Jangan Jadi Penonton

12 Juli 2026 - 22:32 WIB

Trending di PEMDA