Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 3 Feb 2025 23:52 WIB ·

Musibah Terjadi di Perairan Gita, Tidore Kepulauan: Speedboat Basarnas Meledak, Wartawan Metro TV Hilang


					Musibah Terjadi di Perairan Gita, Tidore Kepulauan: Speedboat Basarnas Meledak, Wartawan Metro TV Hilang Perbesar

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Sebuah insiden tragis mengguncang perairan Tidore, Maluku Utara, pada Minggu (2/2/2025) malam. Speedboat RIB 04 milik Basarnas Ternate meledak saat tengah menjalankan misi kemanusiaan, menyebabkan empat korban luka berat dan satu orang hilang. Korban yang belum ditemukan adalah Sahril Helmi, seorang wartawan kontributor Metro TV.

Sebelumnya, Basarnas Ternate menerima laporan tentang dua nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita, Kota Tidore Kepulauan, sekitar pukul 20.15 WIT. Tim SAR gabungan yang beranggotakan 10 orang, ditambah Kontributor Metro TV, Sahril Helmi, segera berangkat untuk melakukan penyelamatan pada pukul 20.31 WIT.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, dalam wawancara di program “Selamat Pagi Indonesia” di Metro TV pada Senin (3/2/2025) pagi, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan terus berupaya mencari Sahril Helmi. “RIB kami mengalami kecelakaan dengan 11 orang di dalamnya. Tujuh orang selamat, tiga orang meninggal, dan satu orang masih dalam pencarian, yaitu kontributor Metro TV, Sahril Helmi,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KUPP, Polairud, dan nelayan setempat, untuk mempercepat proses pencarian.

Tiga korban yang dinyatakan meninggal dunia adalah Bharatu Mardi Haji (anggota Dit Polairud Polda Malut), Fadli M. Malagapi (PNS SAR Kota Ternate), dan M. Riski Esa (tenaga pendukung/honorer SAR Kota Ternate). Sementara itu, Bripka Irwan Idris dan Bripda Putra Nusantara Ruslan (keduanya anggota Ditpolairud Polda Malut), serta M. Syahran Laturua dan Ryan Azur Ali (keduanya personil Basarnas Ternate) mengalami luka berat dan sedang dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Jenazah ketiga korban yang meninggal dunia telah dibawa ke kediaman masing-masing untuk dimakamkan. Anggota Polairud Polda Malut yang gugur dalam tugas, Bharatu Mardi Haji, mendapatkan upacara pemakaman sebagai penghormatan terakhir.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan speedboat masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab dari insiden tragis ini. Sementara pencarian terhadap kontributor Metro TV Sahril Helmi terus dilakukan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 71 kali

Satu tanggapan untuk “Musibah Terjadi di Perairan Gita, Tidore Kepulauan: Speedboat Basarnas Meledak, Wartawan Metro TV Hilang”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Sinergi Logistik Percepat Pembangunan Infrastruktur Halmahera Selatan

5 Juni 2026 - 16:21 WIB

Strategi Koperasi Desa Merah Putih Sawahlunto Menuju Ekonomi Mandiri

2 Juni 2026 - 17:42 WIB

Nilai Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Desa Sumbar

2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dugaan Intimidasi Ketua APDESI Jabar di Pebayuran Bekasi

2 Juni 2026 - 09:30 WIB

Sinergi Ranah Rantau Lahirkan Rumah Tahfiz Tanah Datar

1 Juni 2026 - 22:12 WIB

Trending di RAGAM