Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

RAGAM · 3 Agu 2025 16:07 WIB ·

Minang Geopark Run 2025 Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Alam Sumbar


					Minang Geopark Run 2025 Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Alam Sumbar Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi meluncurkan Minang Geopark Run (MGR) 2025 di Auditorium Gubernuran, Minggu (3/8). Acara peluncuran yang diawali dengan lari pagi bersama ini menandai dibukanya pendaftaran bagi para peserta untuk ajang lari tahunan yang telah memasuki edisi keenam. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Sumbar dalam mendorong konsep sport tourism yang berlandaskan pada pelestarian geopark.

Pelaksanaan Minang Geopark Run 2025 mengusung semangat kolaboratif untuk mendukung promosi Geopark Ngarai Sianok yang sedang dalam proses pengajuan sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks (UGGp). Inisiatif ini selaras dengan Program Unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, yaitu Gerak Cepat Sumbar Kreatif, khususnya dalam mempercepat pengembangan destinasi wisata unggulan dan promosi pariwisata berbasis edukasi dan konservasi.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa MGR bukanlah sekadar kegiatan olahraga, melainkan bagian integral dari strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan. “Melalui Minang Geopark Run, kita perkuat promosi geopark, kita edukasi masyarakat, dan kita libatkan UMKM serta pelaku kreatif lokal,” ujar Mahyeldi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan sport tourism sebagai gerbang baru dalam membangun daya saing pariwisata Sumbar yang juga memberdayakan masyarakat lokal dan memperkuat identitas budaya Minangkabau.

Mahyeldi juga menekankan bahwa membangun ekosistem pariwisata yang kuat tidak cukup dengan hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Aspek edukasi, kolaborasi lintas sektor, dan pelibatan aktif masyarakat juga memiliki peran yang krusial. Ia melihat MGR sebagai contoh nyata bagaimana sebuah event olahraga bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif dan promosi wisata yang berlandaskan pada kearifan lokal.

“MGR adalah bentuk konkret sinergi antara olahraga, budaya, dan pelestarian lingkungan. Ini sejalan dengan visi kita menjadikan Sumatera Barat sebagai provinsi pariwisata yang tidak hanya indah, tapi juga cerdas secara sosial dan lestari secara ekologis,” tutur Mahyeldi.

Menurut Yv Tri Saputra, pendiri MGR, acara ini akan diselenggarakan pada 30 November 2025. Pendaftaran peserta dibuka secara daring melalui situs resmi minang.geoparkrun.com mulai 3 hingga 15 Agustus 2025 dengan kategori 5K (Pelajar dan Umum), 10K Umum, serta 21K (Umum dan Master).

Sejak pertama kali digelar pada 2018, MGR secara konsisten telah mempromosikan geopark sebagai daya tarik wisata utama Sumbar. Yv Tri Saputra menambahkan bahwa MGR lahir dari mimpi sederhana untuk menjadikan lari sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat, lingkungan, dan pariwisata. Pemprov Sumbar, dengan dukungan berbagai pihak, berkomitmen menjadikan Minang Geopark Run 2025 lebih dari sekadar panggung olahraga, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi lokal, promosi wisata halal, serta memperkuat posisi Sumbar sebagai provinsi pariwisata berbasis konservasi dan budaya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 11 – Harmoni dalam Perbedaan

13 Januari 2026 - 08:10 WIB

Bukan Air Sakti, Sinkhole di Limapuluh Kota Bahaya Dikonsumsi

12 Januari 2026 - 16:12 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 10: Menyulam Masa Depan di Lembah Pusako

12 Januari 2026 - 08:40 WIB

Komunitas Digital ISG “Skakmat” Keramaian di Wisata Kepulungan

11 Januari 2026 - 20:16 WIB

Lima Hari Terombang-ambing, Nelayan Sabalana Selamat di Selayar

11 Januari 2026 - 19:12 WIB

Filter Ketat BKKD Bojonegoro: Dana Terserap, Masalah Hukum Terdepak

11 Januari 2026 - 16:11 WIB

Trending di RAGAM