Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

JALAN JAJAN · 9 Feb 2025 11:35 WIB ·

Mengangkat Ekonomi Desa Lewat Olahan Durian Cakadut


					<em>Camat Pamijahan Wawan Suryana dan Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin saat menghadiri Festival Durian di Alun-alun Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Sabtu (8/2/2025). Dalam festival ini, Desa Cibitung Wetan menampilkan Durian Cakadut dan aneka olahan durian hasil produksi warga. </em> Perbesar

Camat Pamijahan Wawan Suryana dan Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin saat menghadiri Festival Durian di Alun-alun Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Sabtu (8/2/2025). Dalam festival ini, Desa Cibitung Wetan menampilkan Durian Cakadut dan aneka olahan durian hasil produksi warga.

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Melimpahnya panen durian di kebun-kebun warga Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, kini tidak lagi memicu kekhawatiran anjloknya harga pasar. Melalui tangan-tangan kreatif para pengrajin lokal, buah berduri ini disulap menjadi komoditas premium bernilai ekonomi tinggi. Langkah hilirisasi ini berhasil menggerakkan roda ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Cibitung Wetan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengambil sudut pandang cerdas. Alih-alih hanya menjual buah segar, mereka meluncurkan lini produk inovatif seperti Wajik Durian Cakadut, Pancake Durian, hingga Dodol Tutu. Produk-produk ini diproduksi langsung oleh masyarakat yang tergabung dalam kawasan Agro Wisata Durian Cakadut.

Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin, menegaskan bahwa strategi ini bukan sekadar urusan dagang makanan, melainkan cetak biru pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pariwisata. Saat diwawancarai di Stan Festival Durian di Alun-alun Leuwiliang, Sabtu (8/2/2025), ia menyatakan komitmennya untuk memastikan potensi lokal terman memanfaatkannya secara maksimal agar desa mereka makin dikenal sebagai sentra durian berkualitas.

Transformasi ini juga didesain untuk memberikan pengalaman baru bagi para pelancong. Ketua BUMDes Cibitung Wetan, Fany Sri Nurul Fahira, menjelaskan bahwa konsep agro wisata yang mereka usung mengizinkan wisatawan melihat langsung proses produksi dari buah mentah hingga menjadi camilan siap saji. Konsep eduwisata kuliner Bogor ini diharapkan mampu memperpanjang siklus kunjungan dan perputaran uang di dalam desa.

Bagi pencinta kuliner yang penasaran, produk dan paket wisata ini sudah dapat diakses langsung di lokasi atau melalui sistem pemesanan digital. Kolaborasi apik antara pemerintah desa dan BUMDes ini menjadi bukti nyata bahwa manajemen potensi alam yang rapi mampu mengubah hasil bumi mentah menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Paket Wisata Hotel Mewah Wajib Gandeng Desa Wisata

17 Mei 2026 - 21:31 WIB

Mentawai: Menata Surga Dunia Agar Desa Tak Terpinggirkan

13 Mei 2026 - 09:40 WIB

Terobosan Guru MGMP IPS: Ubah Benteng Tua Jadi Ruang Kelas

2 Mei 2026 - 08:19 WIB

Bandara Mentawai Diperpanjang Akses Wisata Desa Kian Terbuka

29 April 2026 - 20:40 WIB

Vila Bodong Menjamur, Desa Hanya Jadi Penonton?

26 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di JALAN JAJAN