Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 11 Jun 2025 05:26 WIB ·

Mendes PDT: Budayakan Gerakan Menanam untuk Ketahanan Pangan!


					Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dalam acara Sharing Knowledge 'Desa Berketahanan Pangan dan Iklim' di Golden Boutique Hotel, Jakarta, pada Selasa (10/6/2025) malam (Image courtesy : RRI) Perbesar

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dalam acara Sharing Knowledge 'Desa Berketahanan Pangan dan Iklim' di Golden Boutique Hotel, Jakarta, pada Selasa (10/6/2025) malam (Image courtesy : RRI)

Jakarta [DESA MERDEKA] Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengajak seluruh masyarakat desa di Indonesia untuk aktif membudayakan gerakan menanam. Seruan ini disampaikan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan desa dan sekaligus beradaptasi dengan perubahan iklim yang terjadi. Pernyataan tersebut dilontarkan Yandri saat membuka kegiatan “Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim” di Jakarta pada Selasa (10/6/2025) malam.

Menurut Yandri, kebiasaan menanam belum sepenuhnya menjadi budaya di masyarakat. “Gerakan menanam itu belum menjadi budaya kita. Nah, saya berharap melalui P3PD ini (Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa), sharing knowledge desa berketahanan pangan dan iklim, ini (gerakan menanam) menjadi gerakan kita semua,” tegas Yandri. Ia menekankan bahwa gerakan menanam tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Masyarakat desa bisa memulainya dari perkarangan depan rumah, memanfaatkan setiap jengkal tanah yang tersedia untuk berkebun.

Dampak Perubahan Iklim dan Pentingnya Inovasi Pangan

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan bahwa gerakan menanam tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan warga, tetapi juga berperan penting dalam memperbaiki kondisi iklim. Penanaman pepohonan, misalnya, berkontribusi signifikan dalam mengurangi dampak pemanasan global. Yandri menyoroti kondisi iklim dunia yang kian memburuk dengan adanya penambahan panas bumi.

“Ada penambahan panas bumi, sekitar beberapa derajat, tahun 2030 mungkin sampai 3,5 derajat pemanasan bumi,” ungkap mantan Wakil Ketua MPR RI itu. Fenomena ini, jika terus berlanjut, berpotensi mengubah daerah beriklim sejuk menjadi panas. Bahkan, dikhawatirkan dapat menyebabkan pencairan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan, yang akan menimbulkan masalah serius bagi umat manusia dan alam.

Oleh karena itu, Yandri menekankan perlunya inovasi berkelanjutan dari umat manusia untuk tetap mampu mewujudkan ketahanan pangan di tengah perubahan iklim yang dinamis. “Maka perlu inovasi, bagaimana kita menghadapi ketahanan pangan, di tengah-tengah iklim yang berubah, manusia lebih banyak, kemudian alam begitu-begitu saja, bahkan cenderung kualitasnya berkurang,” jelasnya.

Mendukung Cita-Cita Swasembada Pangan Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Yandri juga menyampaikan bahwa perwujudan desa berketahanan pangan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian pangan atau swasembada pangan nasional. Ia berharap kegiatan berbagi pengetahuan ini dapat menjadi wadah untuk menularkan praktik baik dan inovasi dari desa-desa percontohan yang berhasil dalam mengembangkan pangan lokal dan beradaptasi dengan iklim, sehingga dapat ditiru dan diaplikasikan oleh desa-desa lain di seluruh Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN