Menu

Mode Gelap
Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027 Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 16 Jan 2025 18:57 WIB ·

Mendagri Dorong BUMDes Fokus Pangan untuk Tingkatkan Kemandirian Desa


					Mendagri Dorong BUMDes Fokus Pangan untuk Tingkatkan Kemandirian Desa Perbesar

Sumedang, Jawa Barat [DESA MERDEKA] –  Dalam peringatan Hari Desa Nasional di Desa Cibeureum, Kabupaten Sumedang, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerukan pentingnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) fokus pada sektor pangan. Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi urbanisasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“BUMDes spesifik pangan memiliki potensi besar untuk menumbuhkan ekonomi lokal. Desa yang mampu menghidupkan sektor pangannya secara mandiri tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mencegah anak muda berlomba-lomba mencari pekerjaan di kota,” tegas Tito.

BUMDes Kunci Kemandirian Desa

Menurut Tito, dengan memilih pengelola BUMDes yang kompeten di bidang bisnis, desa dapat mengoptimalkan potensi sektor pangan, mulai dari produksi hingga pengolahan. “Program ini memungkinkan masyarakat desa untuk mendapatkan penghasilan yang setara dengan di kota, tanpa harus meninggalkan desa mereka,” tambahnya.

Selain itu, Tito juga mendorong pemerintah daerah untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor pangan, seperti yang telah dilakukan DKI Jakarta melalui ID Food dan Foodstation. Kerja sama antara BUMDes dan swasta dinilai dapat memberikan solusi yang saling menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Potensi Besar Sektor Pangan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, turut menyoroti potensi besar sektor pangan dalam meningkatkan kesejahteraan desa. Program makan siang bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil, misalnya, menjadi peluang bagi desa untuk memasok produk pangan lokal.

“Sinergi antardesa atau dengan pengusaha dapat menciptakan solusi yang saling menguntungkan,” ujar Yandri.

Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyatakan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan desa. “Pemprov Jawa Barat akan berupaya membangun dan memperbaiki infrastruktur yang ada di desa. Desa yang memiliki akses yang baik akan lebih mudah berkembang secara sosial dan ekonomi,” kata Bey.

Peringatan Hari Desa Nasional di Sumedang menjadi momentum penting untuk mendorong pengembangan BUMDes fokus pangan. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027

20 Mei 2026 - 12:39 WIB

20 Mei 2026 - 12:09 WIB

Pembangunan Jalan Rabat Beton Desa Pyang Mbik Urai Kepadatan

20 Mei 2026 - 09:53 WIB

Petugas BPN Belu Ronda Malam demi Sertifikat Tanah Desa Henes

20 Mei 2026 - 08:56 WIB

Intip Strategi Desa Singa Kunci Anggaran Stunting Tahun 2027!

19 Mei 2026 - 13:52 WIB

Desa Sayur Tanpa Sawah: Ironi Pangan Lereng Slamet

18 Mei 2026 - 21:50 WIB

Trending di DESA