Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 14 Jan 2026 18:52 WIB ·

Megulunglor Racik APBDes 2026: Bukan Sekadar Anggaran, Tapi Harapan


					Megulunglor Racik APBDes 2026: Bukan Sekadar Anggaran, Tapi Harapan Perbesar

Purworejo, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Di tengah tantangan ekonomi tahun 2026, Desa Megulunglor di Kecamatan Pituruh menunjukkan cara elegan dalam mengelola “isi dompet” mereka. Melalui Musyawarah Desa (Musdes) Pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2026 pada Selasa (13/1/2026), desa ini membuktikan bahwa penyusunan anggaran bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi dari harapan dan kebutuhan nyata warga.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Megulunglor ini menjadi panggung transparansi radikal. Kehadiran Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kecamatan Pituruh, Tritari Lesmonowati, S.E., M.AP, menegaskan bahwa pengawasan pemerintah bukan bertujuan mengekang, melainkan mendampingi agar arah kebijakan keuangan desa tetap berada di rel konstitusi.

Strategi Anggaran yang Partisipatif
Sudut pandang menarik dari Musdes kali ini adalah keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat. APBDes Megulunglor 2026 dirancang untuk tidak lagi bersifat top-down (instruksi dari atas), melainkan benar-benar menyerap aspirasi dari akar rumput. Berbagai rencana program kerja dibedah secara mendalam guna memastikan setiap rupiah yang dialokasikan mampu menjawab prioritas pembangunan berkelanjutan.

Tritari Lesmonowati menjelaskan bahwa kehadirannya berfungsi memastikan proses penyusunan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendampingan ini krusial agar desa terhindar dari kesalahan administrasi yang berpotensi menghambat pembangunan.

Transparansi Sebagai Benteng Integritas
Melalui forum ini, Desa Megulunglor ingin menghapus stigma “proyek titipan”. Dengan prinsip partisipatif dan akuntabel, setiap warga memiliki hak untuk mengetahui ke mana larinya dana desa. Inovasi kebijakan keuangan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di tahun yang baru.

“Hasil dari Musdes ini menjadi peta jalan bagi Desa Megulunglor selama satu tahun ke depan. Kita ingin anggaran yang disusun tidak hanya terserap, tapi juga berdampak nyata pada kualitas hidup masyarakat,” ujar perwakilan dari Kecamatan Pituruh tersebut.

Penyusunan APBDes 2026 yang transparan ini diharapkan menjadi standar baru bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pituruh, mewujudkan semangat #PituruhAmpuh yang sesungguhnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Situbondo Bermasalah: 16 Desa Terancam Dipolisikan

18 April 2026 - 01:21 WIB

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Trending di DESA