Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (DESAMERDEKA) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan perdana di wilayah Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, 2 Februari 2025. Pelaksanaan awal program ini dimulai dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berlanjut hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), sebagai langkah awal pemenuhan gizi bagi peserta didik di wilayah kepulauan.
Pelaksanaan MBG perdana berlangsung di tiga sekolah di Kecamatan Pasimarannu, yakni dua sekolah tingkat SMP dan satu sekolah tingkat SMA. Salah satu lokasi pelaksanaan berada di SMA Negeri 6 Kepulauan Selayar dan mendapat sambutan antusias dari para siswa, guru, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Tripika) Pasimarannu yang hadir melakukan pemantauan langsung.

Camat Pasimarannu, Syamsil, S.Sos., mengatakan bahwa pelaksanaan MBG menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan karena menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah. “Hari ini kami dari Pemerintah Kecamatan Pasimarannu turut mengawal langsung pelaksanaan perdana Program Makan Bergizi Gratis. Untuk tahap awal, program ini dilaksanakan di tiga sekolah, yakni SMP Negeri 28 Malangka, SMP Negeri 6 Kecamatan Pasimarannu, dan SMA Negeri 6 Kepulauan Selayar,” ujar Syamsil.

Ia menjelaskan, pengawasan pelaksanaan MBG dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur Tripika, staf kecamatan, pihak sekolah, hingga pelaksana teknis MBG. “Ke depan, program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh SMP, SMA, dan SD, serta Posyandu. Untuk wilayah kepulauan yang terpisah seperti Desa Lambego dan Desa Komba-Komba, akan disiapkan dapur khusus agar seluruh penerima manfaat dapat terlayani,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala SMA Negeri 6 Kepulauan Selayar Bidang Kurikulum, Akbar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di sekolahnya berjalan lancar meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis pada hari pertama. “Sebanyak 348 siswa menerima MBG pada hari ini. Alhamdulillah, pembagian berjalan lancar berkat kerja sama pihak sekolah, guru wali kelas, peserta didik, dan penyedia MBG. Kendala teknis yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ungkap Akbar.

Menurutnya, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, gizi, serta kesiapan belajar peserta didik, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.
Hal senada disampaikan Sunardi, S.Pd., Ketua Tim Satgas MBG SMA Negeri 6 Kepulauan Selayar. Ia menilai program MBG sangat membantu siswa, mengingat kondisi geografis wilayah Pasimarannu yang relatif jauh dari pusat kota. “Menu MBG yang dibagikan hari ini benar-benar bergizi dan lengkap. Ini sangat berpengaruh bagi kesehatan siswa kami. Harapannya program ini terus berlanjut agar mampu mencetak generasi muda yang sehat dan cerdas,” ujarnya.
Pelaksanaan MBG di Kecamatan Pasimarannu dilayani oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Sambali. Ketua SPPG, Muhammad Ansar, S.Pt., menyebutkan bahwa pada tahap awal pihaknya melayani tiga sekolah dengan total 904 penerima manfaat.

“Jumlah penerima manfaat hari ini sebanyak 904 orang, terdiri dari 800 siswa dan 104 guru. Menu MBG disusun berdasarkan prinsip gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, serat, lemak, dan buah-buahan,” jelas Ansar.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari kebijakan nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan akses pangan. Pemerintah Kecamatan Pasimarannu bersama pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.