Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 13 Jun 2025 08:13 WIB ·

Masjid Al Ghaniyy: Magnet Gotong Royong dan Kurban Desa


					Masjid Al Ghaniyy: Magnet Gotong Royong dan Kurban Desa Perbesar

Blora [DESA MERDEKA] Masjid Al Ghaniyy Desa Gombang kini bukan sekadar tempat ibadah megah senilai Rp4,5 miliar, melainkan motor penggerak kepedulian sosial di Kecamatan Bogorejo. Keberhasilan takmir mengelola kurban akbar Iduladha 1446 H dengan menyembelih 10 ekor sapi Bima mendapat apresiasi langsung dari Bupati Blora, Arief Rohman, dalam kunjungan motivasinya, Selasa (10/6/2025).

Daging kurban hasil donasi keluarga besar Ibu Dheya dari Jakarta ini menjangkau 650 kepala keluarga di sekitar desa. Menariknya, takmir memilih sapi Bima, ras lokal unggulan Indonesia Timur yang dikenal ekonomis namun memiliki karkas daging merah berkualitas tinggi dengan sedikit lemak.

Sinergi Tokoh dan Filantropi Jarak Jauh
Pengelolaan masjid terbesar di Bogorejo ini melibatkan tokoh desa berpengaruh, termasuk Sugiyanto (mantan Kepala Desa Gombang) yang kini menjabat Wakil Ketua Takmir. Sinergi antara pewakaf dari kota besar dan pengurus lokal terbukti mampu menciptakan dampak ekonomi nyata bagi warga desa melalui distribusi protein hewani yang merata.

Proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong oleh tim masyarakat, mencerminkan semangat “Sesarengan Mbangun Blora”. Bagi pengurus takmir—Muchin, Sugiyanto, Jidan, dan Suroso—kehadiran Bupati menjadi suntikan semangat untuk terus memakmurkan masjid sekaligus memperkuat kerukunan antarwarga.

Lebih dari Ritual: Nilai Ekonomi dan Sosial
Pemilihan sapi Bima seharga Rp15 juta per ekor menunjukkan kecerdasan takmir dalam mengelola anggaran kurban agar tepat sasaran. Selain dimensi spiritual, momen ini menjadi ajang mempererat kekeluargaan dan menanamkan nilai ketaatan serta keikhlasan di tengah masyarakat perdesaan.

Masjid yang berlokasi di Jalan Jatirogo KM 3 ini kini berdiri tegak sebagai simbol kemandirian desa dalam mengelola aset wakaf dan filantropi Islam untuk kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mandiri! Rambung Merah Sahkan Aturan Hak Asal Usul

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Trending di DESA