Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 3 Jan 2026 05:54 WIB ·

Mahyeldi Instruksikan Pengerukan Sungai Usai Banjir Bandang Maninjau


					Mahyeldi Instruksikan Pengerukan Sungai Usai Banjir Bandang Maninjau Perbesar

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bergerak cepat meninjau lokasi terdampak banjir bandang susulan di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Jumat (2/1/2026). Di tengah guyuran hujan deras, ia menginstruksikan percepatan pengerukan aliran sungai guna mencegah luapan air yang lebih parah dan meminimalisasi risiko bencana berulang.

Langkah strategis ini diambil setelah melihat kondisi sungai yang mengalami pendangkalan serius akibat material sisa banjir. Mahyeldi secara khusus meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat untuk segera berkoordinasi dengan pihak balai sungai agar alat berat dapat segera bekerja di titik-titik krusial.

“Kita sudah minta Kepala Dinas SDABK berkoordinasi dengan balai sungai untuk segera melakukan pengerukan. Ini harus cepat dilakukan sebelum dampak luapan air semakin parah akibat pendangkalan,” tegas Mahyeldi di lokasi bencana.

Warga Diimbau Mengungsi Sementara
Mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Agam masih sangat tinggi, Mahyeldi mengimbau warga setempat untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ia mengingatkan bahwa material bekas longsoran di perbukitan masih sangat labil dan berpotensi memicu banjir susulan jika diguyur hujan terus-menerus.

“Masyarakat kami imbau untuk sementara mengungsi. Kondisi cuaca saat ini masih ekstrem dan tanah di area longsoran masih labil, sangat berisiko bagi keselamatan warga,” tambahnya.

Apresiasi Atas Respon Cepat Pemerintah Provinsi
Bupati Agam, Benny Warlis, yang turut mendampingi peninjauan tersebut, memberikan apresiasi atas kehadiran langsung pihak provinsi di lapangan. Menurutnya, bantuan tambahan alat berat dan logistik yang dibawa Mahyeldi sangat membantu percepatan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.

“Segala sumber daya dikerahkan. Kami bersama-sama mengamati bagian mana saja yang perlu segera dibenahi, dan responnya sangat cepat untuk perbaikan infrastruktur yang rusak,” ujar Benny Warlis.

Selain memberikan instruksi teknis, kunjungan ini juga membawa sejumlah bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sembako hingga perlengkapan darurat. Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut sejumlah kepala dinas dari lingkup Pemprov Sumbar, termasuk Kepala Dinas SDABK, Dinas BMCKTR, dan Dinas Sosial.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi ekonomi dan mobilitas masyarakat di Nagari Maninjau pascabencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Rusak Sumbar Meluas: Inpres Jadi Solusi Cerdas Perbaikan

4 Mei 2026 - 04:47 WIB

Sekolah Steril Kekerasan Jadi Kunci SDM Unggul Sumbar

2 Mei 2026 - 12:44 WIB

Sumbar Raih Apresiasi Kemendagri: Pemulihan Lahan Pertanian Terbaik se-Sumatera

30 April 2026 - 23:10 WIB

Sawah Pasca-Bencana Agam Kembali Hijau Lewat Gerakan Tanam Serempak

30 April 2026 - 23:00 WIB

Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa

30 April 2026 - 07:52 WIB

Tiga Kades PAW Bojonegoro Segera Tancap Gas Kelola Anggaran

30 April 2026 - 06:41 WIB

Trending di PEMDA