Solok Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Wajah pembangunan di Kabupaten Solok Selatan dipastikan segera bersolek. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membawa kabar segar mengenai persetujuan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang siap dikucurkan untuk memacu kembali proyek-proyek infrastruktur yang sempat melambat akibat bencana.
Dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati Solok Selatan, Sabtu (7/3/2026), Gubernur menegaskan bahwa dana tersebut adalah kunci untuk memulihkan pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan. “Anggaran ini harus dimanfaatkan secara akuntabel untuk melanjutkan program yang tertunda. Sinergi provinsi dan kabupaten adalah syarat mutlak agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujar Mahyeldi.
Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Baru
Selain urusan anggaran rutin, Pemprov Sumbar kini membidik potensi “raksasa tidur” di Solok Selatan, yakni sektor pariwisata alam dan budaya. Kekayaan geografi daerah ini dinilai layak menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat jika didukung aksesibilitas yang mumpuni.
Mahyeldi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Jika akses terbuka lebar, pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal akan bergerak lebih cepat melalui sektor jasa dan ekonomi kreatif.
Sinergi OPD: Hapus Ego Sektoral
Bupati Solok Selatan, Khirunnas, merespons positif instruksi tersebut dengan menyiapkan jajaran Organisasi Perangkat Desa (OPD) untuk berkolaborasi tanpa sekat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan setiap rupiah dari dana TKD dan APBD provinsi terkonvergensi pada target pembangunan yang sama.
Pertemuan lintas instansi ini menyepakati bahwa pelayanan dasar—seperti akses kesehatan di pelosok dan fasilitas sekolah—menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke pengembangan ekonomi skala besar. Dengan komitmen ini, Solok Selatan optimis mampu mengejar ketertinggalan pembangunan dalam waktu dekat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.