Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Mahasiswa dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) yang tergabung dalam Korps Rumah Gadang menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Barat. Melalui serangkaian kegiatan sosial, para kadet ini berupaya meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah situasi sulit.
Aksi kemanusiaan ini mendapatkan apresiasi langsung dari pimpinan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat menghadiri pertemuan di Auditorium Gubernuran, Selasa (23/12/2025). Pemerintah daerah menilai kontribusi para kadet sebagai bagian penting dari kolaborasi lintas sektor yang sangat dibutuhkan dalam penanganan pascabencana.
Solidaritas Melalui Donor Darah dan Donasi
Komandan Suku Korps Rumah Gadang Unhan RI, Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Nadhif Ramadhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk empati dan solidaritas mahasiswa terhadap tanah kelahiran mereka. Selain menggalang dana bantuan, para mahasiswa juga menggelar aksi donor darah secara sukarela.
“Kegiatan Korps Rumah Gadang ini kami rangkai dengan penggalangan bantuan dan donor darah. Ini adalah wujud jati diri dan kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera Barat,” ungkap Nadhif.
Bagi para kadet, Korps Rumah Gadang bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan wadah pembinaan karakter dan penguatan kebersamaan bagi mahasiswa Unhan RI asal Sumatera Barat.
Kolaborasi untuk Pengurangan Risiko Bencana
Sumatera Barat secara geografis terletak di jalur Patahan Semangka, menjadikannya daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan yang matang dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi.
Pemerintah Provinsi berharap para kadet Unhan RI tidak berhenti pada aksi sosial sesaat, tetapi juga berkontribusi melalui riset dan keilmuan yang mereka tekuni di universitas. Integrasi antara ilmu pertahanan dan strategi pengurangan risiko bencana dinilai akan sangat bermanfaat bagi ketahanan daerah di masa depan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Pemerintah Kota Padang, serta para wali kadet. Sinergi antara pemerintah dan mahasiswa diharapkan terus terjalin untuk memastikan proses pemulihan sosial dan infrastruktur di Sumatera Barat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.