Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 10 Jan 2025 22:52 WIB ·

LSM-KANe Malut Desak Evaluasi Kades Tabajaya dan Audit Khusus Dana Desa


					LSM-KANe Malut Desak Evaluasi Kades Tabajaya dan Audit Khusus Dana Desa Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] – Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM-KANe Malut) terus menyuarakan dugaan penyelewengan anggaran dana desa di Desa Tabajaya, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Terbaru, mereka menggelar aksi unjuk rasa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan pada Rabu (08/01/2015).

Dalam aksinya, LSM-KANe Malut mendesak DPMD untuk segera mengevaluasi Kepala Desa Tabajaya, Arbi Dahlan. Hal ini menyusul hasil investigasi yang menunjukkan adanya kejanggalan dalam pengangkatan salah satu perangkat desa. Menurut pengakuan perangkat desa tersebut, ia tidak mengetahui tugas dan fungsinya sebagai Kaur.

Pernyataan perangkat desa ini mengindikasikan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang oleh kepala desa. Pengangkatan perangkat desa semestinya didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan desa, bukan sekadar untuk melengkapi administrasi,” tegas Risal Sangaji, Ketua LSM-KANe Malut.

Menanggapi tuntutan LSM-KANe Malut, DPMD Kabupaten Halmahera Selatan berjanji akan segera menggelar hearing terbuka untuk membahas masalah ini.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Kabid Irban III, Husni Mubarak, mengakui adanya temuan dalam audit anggaran tahun 2023 Desa Tabajaya. Temuan tersebut terkait dengan pengadaan mesin parut senilai Rp 126.377.200,00 yang dinilai perlu diinvestigasi lebih lanjut.

Dugaan Konspirasi dan Ancaman Aksi Susulan
LSM-KANe Malut semakin mencurigai adanya dugaan konspirasi dalam penyelewengan anggaran dana desa di Desa Tabajaya. Atas dasar temuan-temuan tersebut, mereka pun mengajukan permohonan audit khusus kepada Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan.

Risal Sangaji menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang, LSM-KANe Malut tidak akan segan-segan menggelar aksi lanjutan.

Kami berharap pihak berwenang dapat bertindak tegas dan transparan dalam mengusut tuntas dugaan penyelewengan anggaran dana desa di Desa Tabajaya,” tegas Risal.

Peran Serta Masyarakat
Kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa di Desa Tabajaya menjadi sorotan publik dan mengundang keprihatinan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 124 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertahankan Ruang Hidup Pesisir, Nagari Ketaping Daulatkan Mitigasi Bencana

9 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinggalkan Asumsi, RKP Banjararum 2027 Kini Berbasis Data!

9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Musdes Penetapan ID Banjararum2.

Ini, Cara Desa Langlang Pangkas Birokrasi Posyandu Lewat Genggaman

7 Agustus 2026 - 20:10 WIB

sigap melati

Ironi Dana Desa Imbanagara Raya Disunat Pusat 2026

7 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Lewat Voli, Warga Fafoe Rawat Kebersamaan Jelang Kemerdekaan

6 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Musyawarah Bendungan Lahor: Kemenangan Persatuan Warga Selorejo

6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Trending di KABAR DESA