Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 24 Mar 2026 12:15 WIB ·

Limbah Daging Jadi Cuan: Rahasia “Berlian” Desa Darmasaba


					Limbah Daging Jadi Cuan: Rahasia “Berlian” Desa Darmasaba Perbesar

Mangupura, Bali [DESA MERDEKA] – Siapa sangka, tumpukan sisa potongan daging yang dulunya menjadi beban lingkungan di Desa Darmasaba, Badung, kini justru menjadi “tambang emas” baru. Melalui program inovatif bernama Berlian (Beternak Lele untuk Kemandirian dan Nutrisi Anak), desa ini berhasil mengubah limbah ayam, sapi, hingga babi menjadi pakan lele berkualitas tinggi yang memangkas biaya produksi peternak secara drastis.

Inovasi ini lahir dari kegelisahan Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, melihat tingginya volume limbah dari rantai perdagangan daging di wilayahnya. Alih-alih membiarkannya mencemari lingkungan, limbah tersebut dikumpulkan, direbus untuk sterilisasi, lalu dicincang sebagai pakan alternatif. Hasilnya, peternak tidak lagi tergantung pada pakan pabrikan yang mahal, sehingga margin keuntungan melonjak signifikan.

Ekonomi Sirkular: Dari Limbah Kembali Jadi Gizi
Program Berlian bukan sekadar tentang budidaya ikan, melainkan penciptaan ekosistem ekonomi sirkular yang mandiri. Limbah dari rumah potong hewan diserap oleh peternak lele sebagai bahan baku pakan, sementara hasil panen lele kembali ke meja makan warga untuk memperbaiki asupan gizi dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Saat ini, sedikitnya lima kelompok peternak dengan total 50 pembudidaya telah terlibat aktif. Keberhasilan mereka memutar roda ekonomi dari barang tidak bernilai menjadi komoditas profit inilah yang menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Badung untuk melangkah lebih jauh.

Menuju Pilot Project Kampung Lele 2026
Berkat konsistensi dalam mengelola limbah secara berkelanjutan, Desa Darmasaba kini resmi disiapkan menjadi pilot project Kampung Lele pada tahun 2026. Dinas Perikanan Kabupaten Badung pun telah memantau perkembangan ini sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Fokus pengembangan ke depan tidak hanya pada kuantitas produksi, tetapi juga aspek keberlanjutan (sustainability). Desa Darmasaba membuktikan bahwa dengan kreativitas, masalah lingkungan yang pelik bisa bertransformasi menjadi solusi ekonomi yang menyejahterakan masyarakat tanpa harus merusak alam.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Trending di KABAR DESA