Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KOPERASI DESA · 16 Jan 2026 20:42 WIB ·

Lapangan Selamat, Kantor Koperasi Desa Gajah Resmi Dipindah


					Lapangan Selamat, Kantor Koperasi Desa Gajah Resmi Dipindah Perbesar

Ponorogo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Ruang publik sering kali menjadi “tumbal” pertama dalam rencana pembangunan. Namun, di Desa Gajah, Kabupaten Ponorogo, narasi tersebut dipatahkan. Pemerintah Desa Gajah secara resmi membatalkan rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di atas lapangan desa, setelah gelombang aspirasi warga berhasil meyakinkan pemangku kebijakan untuk mencari lokasi alternatif yang lebih tepat.

Keputusan krusial ini diambil usai survei lokasi yang dilakukan langsung oleh Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., M.M.D.S., pada Jumat (16/1/2026). Hasilnya, pembangunan gedung koperasi tersebut disetujui untuk dialihkan ke lahan di sisi barat lapangan, sehingga fungsi utama lapangan sebagai fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau tetap terjaga utuh.

Kemenangan Ruang Terbuka Hijau
Pembatalan ini bukan sekadar urusan pindah lokasi, melainkan simbol kemenangan kesadaran kolektif warga akan pentingnya aset desa. Lapangan tersebut merupakan jantung kegiatan sosial, tempat anak-anak mengasah bakat bola voli, dan pusat interaksi warga.

“Kami sangat bersyukur suara kami didengar. Lapangan ini adalah satu-satunya tempat anak-anak berlatih. Jika diubah menjadi gedung, fungsi sosialnya pasti hilang,” ungkap salah satu perwakilan warga dengan penuh sukacita.

Aksi damai dan mediasi yang dilakukan para pemuda sebelumnya membuktikan bahwa dialog intensif lebih efektif daripada konfrontasi. Warga tidak menolak pembangunan, melainkan menuntut ketepatan tata ruang yang tidak mengorbankan kepentingan umum.

Kepala Desa: Aspirasi Warga Adalah Prioritas
Kepala Desa Gajah, Agus Wijaya, menegaskan bahwa pemerintah desa sejak awal terbuka terhadap evaluasi. Ia memastikan bahwa keberatan warga telah dikomunikasikan secara efektif hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, aspirasi kita didengar. Lahan yang diajukan desa di sebelah barat lapangan untuk pendirian Koperasi Desa Merah Putih telah disetujui oleh Bapak Dandim siang tadi,” jelas Agus Wijaya saat dikonfirmasi.

Menjaga Kondusivitas Desa
Dengan adanya keputusan ini, ketegangan yang sempat menyelimuti desa kini mencair. Situasi kembali kondusif dan warga kembali bersatu. Kasus di Desa Gajah ini menjadi pelajaran berharga bagi desa-desa lain di Jawa Timur bahwa pembangunan infrastruktur ekonomi seperti koperasi harus berjalan beriringan dengan pelestarian fasilitas publik.

Kini, warga berkomitmen untuk menjaga kebersihan lapangan dan tetap mendukung program pemerintah. Keselarasan antara pemenuhan ekonomi melalui KDMP dan pelestarian ruang publik diharapkan mampu membawa Desa Gajah menuju pembangunan yang benar-benar berkelanjutan.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membangun Ekonomi dari Sela Gang Sempit Kelurahan Lodoyong

8 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Proyek Gerai KDMP Loofoun Telantar, Anggaran Macet Total

7 Juli 2026 - 19:29 WIB

KDKMP Sumbar Jadi Motor Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas

7 Juni 2026 - 15:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sumbar: Pilar Ekonomi Desa Mandiri

7 Juni 2026 - 11:02 WIB

Motor Roda Tiga Dongkrak Koperasi Desa Merah Putih Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:03 WIB

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Trending di KOPERASI DESA