Sumbawa [DESA MERDEKA] – Potensi wisata bahari Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, sangatlah besar. Keberadaan Hiu Paus di Teluk Saleh menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin, menyebut wisata Hiu Paus sebagai wisata kelas atas. “Wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan salah satu makhluk laut terbesar di dunia. Ini pengalaman yang unik dan tak terlupakan,” ujarnya.
Namun, untuk mendukung perkembangan wisata ini, perlu adanya peningkatan jumlah akomodasi di Desa Labuan Jambu. Saat ini, jumlah kamar penginapan masih terbatas, sehingga seringkali wisatawan kesulitan mendapatkan tempat menginap.
“Banyak wisatawan yang ingin menginap lebih lama untuk menikmati keindahan alam dan keunikan Hiu Paus. Sayangnya, keterbatasan akomodasi menjadi kendala,” tambah Jamaluddin.
Harga Terjangkau, Pengunjung Membludak
Menariknya, biaya untuk menikmati wisata Hiu Paus di Teluk Saleh tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan negara lain seperti Australia. Meskipun demikian, jumlah pengunjung terus meningkat.
“Ratusan wisatawan mengunjungi Labuan Jambu setiap harinya. Ini menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap wisata ini,” ungkap Jamaluddin.
Potensi Besar, Tantangan Besar
Keberadaan kapal-kapal phinisi yang sering mengunjungi Teluk Saleh dari berbagai daerah menjadi bukti potensi besar wisata ini. Namun, belum optimalnya kontribusi kapal-kapal tersebut terhadap perekonomian masyarakat sekitar menjadi tantangan tersendiri.
Untuk itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata untuk mengembangkan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata di Desa Labuan Jambu.
Hiu Paus, Raksasa Lembut yang Menarik Perhatian
Hiu Paus atau Rhincodon typus adalah ikan terbesar di dunia. Dengan panjang tubuh rata-rata 5,5 hingga 10 meter, hewan ini dikenal sebagai “raksasa lembut” karena sifatnya yang jinak. Keunikan inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk melihatnya secara langsung.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.