Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 16 Agu 2023 16:44 WIB ·

KWT Bunda Atirah Berjuang Bangkit dari Hantaman Banjir Bandang


					KWT Bunda Atirah Berjuang Bangkit dari Hantaman Banjir Bandang Perbesar

Padang Pariaman (Desa Merdeka) : Sejak musibah banjir bandang (14/07/2023) lalu, KWT Bunda Atirah pimpinan Lefi Kasmeri  sering disapa Meri ini berusaha bangkit dari hantaman banjir bandang.

“Musibah banjir (14/07) lalu memporakporandakan tanaman kami, pak Zaini,” Meri mulai menceritakan keadaan KWT yang dia pimpin kepada pak Zaini, Ph.D., (dosen UNAND jurusan Teknik Elektro).

Selanjutnya Meri memaparkan, “KWT Bunda Atirah berada di tangan saya sejak tahun 2019. Sebelumnya dipimpin oleh ibuk Sariyo sejak 2013. Jatuh bangun mengurus KWT Bunda Atirah sudah kami alami sampai sekarang. Sejak 2019 sudah 2 kali lahan KWT kami dilanda banjir. Kami sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan, Pemda Kota Padang sampai pusat serta pihak lainnya.”

Pemberdayaan Masyarakat

Sebagai Dosen UNAND Zaini, Ph.D., terus bergerak dan terjun ke lapangan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada Masyarakat dari LPPM UNAND yang dipimpin oleh Dr. Ing., Uyung Gatot S. Dinata, MT.

Zaini membantu kelompok-kelompok yang aktif bergerak dalam memberdayakan masyarakat guna meningkatnya perekonomian mereka.

“Saya bantu ibu Meri melalui KWT Bunda Atirah dengan Pupuk Organik CIBAN sebanyak 1 Ton, diserahkan ke ibu Elzafina (pembina – Red). Nanti ibu Elzafina yang membagikannya. Selain itu saya bantu ‘dedak’ setiap mingggu sebanyak 1 karung dengan berat 70 Kg selama 3 minggu,” tukas Zaini.

Zaini lanjut menjelaskan, “Dedak ini merupakan usaha dari UMKM bernama Putra dengan merek usaha Karya Mulia Farm,” pungkas Zaini ketika melakukan kunjungan lapangan di KWT Bunda Atirah, Rabu (16/08) mulai pukul 09.30 – 11.30 WIB.

Kelompok Wanita Tani – KWT Bunda Atirah berada di Jln. Punggai no.2B belakang Kompi Bantuan, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat 25176.

Berbagai kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan oleh anggota KWT Bunda Atirah, seperti: beternak ayam kampung, menanam sayur-sayuran menggunakan sistem hidroponik juga pembibitan, budikdamber – budidaya ikan dalam ember, dan lainnya.

Dalam menunjang kegiatannya, KWT Bunda Atirah juga dibantu oleh Dana CSR Bank BRI mulai  awal tahun 2023. Bantuan yang diperoleh berupa: Green House pembibitan tanaman, hidroponik, kandang ayam, perbaikan saluran air, taman bunga dan pintu gerbang masuk ke lokasi KWT Bunda Atirah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 355 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Trending di KABAR DESA