Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 20 Agu 2025 21:07 WIB ·

Kunjungan Turis Singapura ke Sumbar Melonjak Drastis


					Kunjungan Turis Singapura ke Sumbar Melonjak Drastis Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Tren positif pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) terus berlanjut. Tercatat, jumlah kunjungan wisatawan asal Singapura ke Ranah Minang mengalami lonjakan signifikan sepanjang semester pertama tahun 2025. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan ini sebagai indikator kuat bahwa Sumbar semakin diminati sebagai destinasi wisata di Asia Tenggara.

Lonjakan jumlah wisatawan dari Negeri Singa ini disambut baik oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Dalam keterangannya di Padang, Rabu (20/8/2025), Mahyeldi mengungkapkan, “Data BPS menunjukkan wisatawan dari Singapura naik tajam dibanding tahun lalu. Ini pertanda Sumbar semakin dilirik sebagai tujuan wisata yang menarik.”

Peningkatan ini tidak main-main. Menurut catatan BPS Sumbar, per Juni 2025, jumlah wisatawan Singapura yang datang mencapai 1.421 orang. Angka ini melonjak drastis dibandingkan periode yang sama pada Januari–Juni 2024 yang hanya 332 orang. Bahkan, pada Juli 2025 saja, kunjungan dari Singapura menyentuh 495 orang, naik lebih dari dua kali lipat dibanding Mei yang berjumlah 221 orang.

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto, membenarkan bahwa Singapura menjadi negara dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan tertinggi di antara 10 besar wisatawan mancanegara ke Sumbar. “Kunjungan wisatawan asal Singapura ke Sumbar tumbuh signifikan, bahkan masuk 10 besar tertinggi dari total wisatawan mancanegara yang datang,” tegasnya.

Untuk mempertahankan dan mempercepat tren positif ini, Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pariwisata. Upaya ini mencakup peningkatan kualitas layanan dan intensifikasi promosi.

“Kami akan terus memperkuat promosi dan layanan pariwisata agar setiap wisatawan yang datang membawa pulang pengalaman yang tak terlupakan. Sehingga tren positif ini berlanjut dan target 20 juta kunjungan tahun 2025 bisa tercapai,” ujar Mahyeldi.

Meskipun Singapura menunjukkan pertumbuhan paling pesat, Malaysia tetap menjadi penyumbang kunjungan terbanyak. Total wisatawan dari Malaysia mencapai 32.827 orang per Juni 2025. Selain itu, Australia juga menyumbang 1.108 kunjungan, Amerika Serikat 488 kunjungan, dan Prancis 364 kunjungan.

Secara keseluruhan, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juni 2025 mencapai 8.621 orang, naik 3,72 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan juga terlihat pada wisatawan domestik, dengan 2.005.118 perjalanan tercatat pada Juni 2025, naik 13,71 persen dari bulan sebelumnya.

Peningkatan jumlah wisatawan ini juga berdampak positif pada industri perhotelan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumbar naik menjadi 45,32 persen, sementara hotel nonbintang mencapai 18,13 persen.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM