Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 22 Apr 2025 17:52 WIB ·

Kuningan Jadi Saksi Lahirnya “Teknolog Akar Rumput” Kemiskinan


					<em>Relawan "> Perbesar

Relawan "Teknolog Akar Rumput" Siap Jadi Garda Terdepan Program Pengentasan Kemiskinan Ala Prabowo-Budiman, Senin (21/04/2025) di Kuningan Jawa Barat.

Kuningan, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Kabupaten Kuningan mencatatkan sejarah penting dalam upaya pemberantasan kemiskinan di Indonesia. Senin malam (21/04/2025), bertempat di Kuningan, Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (BATAS) atau yang akrab disapa BAKTI Taskin, secara resmi diluncurkan sebagai gerakan nasional. Acara bersejarah ini dihadiri secara daring oleh para pengurus dari 38 provinsi dan 200 kabupaten/kota, menandai babak baru dalam perjuangan melawan kemiskinan di Tanah Air.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, hadir langsung di Kuningan untuk meresmikan organisasi relawan yang kini mengemban amanah besar dalam mengawal program pengentasan kemiskinan. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Budiman menyampaikan visi besar BP Taskin, yang selaras dengan pemikiran Presiden terpilih Prabowo Subianto, yaitu menanggulangi kemiskinan melalui pembangunan industri yang menyasar langsung wilayah-wilayah kantong kemiskinan.

“BP Taskin menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan adalah dengan cara membangun industri di kantong-kantong kemiskinan,” tegas Budiman, yang disambut antusias oleh ribuan peserta daring. Lebih lanjut, Budiman memaparkan tiga sektor industri utama yang menjadi fokus awal dari sembilan sektor garapan BP Taskin, yaitu pertanian, hunian, dan pendidikan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sektor pertanian menjadi salah satu contoh konkret. Dalam program ini, masyarakat petani akan berperan sebagai pemasok utama bagi rumah produksi Badan Gizi Nasional (BGN), menciptakan pasar yang pasti bagi hasil panen mereka. Dengan demikian, diharapkan pendapatan petani akan meningkat signifikan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan secara nasional. Kelahiran BAKTI Taskin di Kuningan ini menjadi momentum penting dalam menggalang kekuatan relawan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 443 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN