Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 5 Jul 2023 02:46 WIB ·

Kreativitas Digital dan Stop Bullying di Jambore SD MI Purbalingga


					576 Penggalang Pramuka di Purbalingga Meriahkan Jambore Cabang Perbesar

576 Penggalang Pramuka di Purbalingga Meriahkan Jambore Cabang

Purbalingga, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Bumi Perkemahan Munjulluhur Kutasari mendadak riuh. Sebanyak 576 Pramuka penggalang dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Purbalingga berkumpul untuk membuktikan bahwa Pramuka modern bukan sekadar soal berkemah dan tepuk tangan. Di tengah alam perdesaan, mereka ditantang menjadi agen perubahan digital yang mampu memerangi perundungan (bullying).

Ajang Jambore SD MI Purbalingga yang digelar selama empat hari, 3 hingga 6 Juli 2023, menjadi panggung bagi 72 regu pilihan. Terbagi rata atas 36 regu putra dan 36 regu putri dari 18 Kwarran, anak-anak ini membawa misi besar lewat tema “Ceria, Berkarakter, dan Kekinian”.

Ketua Panitia Jambore, Kusno, menjelaskan bahwa agenda tiga tahunan ini sengaja dirancang multiguna. Para peserta tidak hanya berkompetisi dalam kesenian dan ketangkasan fisik, tetapi juga menyelami dunia kreasi teknologi melalui pameran hasil karya dan petualangan interaktif.

Sudut pandang segar muncul dari Ketua Kwartir Cabang (Ka-Kwarcab) Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi. Ia menegaskan bahwa di era kecanggihan informasi, Pramuka di tingkat desa harus mengambil peran sebagai pewarta. Generasi muda dituntut memanfaatkan media sosial secara bijaksana untuk menyebarkan konten foto dan video yang konstruktif.

“Pramuka harus menjadi pewarta yang menjaga citra positif. Perkembangan zaman menuntut kita untuk tetap up-to-date. Stop bullying dan mari kita mengamalkan Satya Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri Gunawan.

Melalui pendekatan belajar sambil bermain, kegiatan ini membekali anak-anak siber perdesaan dengan budi pekerti luhur dan kecakapan hidup. Penguasaan teknologi yang diarahkan secara positif di dalam Jambore SD MI Purbalingga diharapkan mampu melahirkan kreator konten lokal yang siap memajukan dan menyuarakan potensi desa mereka ke dunia luar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumbar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Desa Semakin Berdaya

28 Mei 2026 - 14:21 WIB

Digitalisasi Pendidikan Sumatera Barat: Kelas IT Mulai Diuji Coba

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana

23 Mei 2026 - 09:01 WIB

Bekas Gudang Pakan Sapi Jadi Ruang Belajar Desa

22 Mei 2026 - 18:13 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Jadi Laboratorium Mitigasi Bencana Digital

19 Mei 2026 - 21:24 WIB

Investasi Gizi Anak Jaar Demi Masa Depan Barito Timur

18 Mei 2026 - 19:38 WIB

Trending di PENDIDIKAN