Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 23 Apr 2025 13:53 WIB ·

Koperasi Desa Merah Putih: Gotong Royong Modal Awal!


					<em>Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, menjelaskan skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih dalam rapat di Jakarta.</em> Perbesar

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, menjelaskan skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih dalam rapat di Jakarta.

Jakarta [DESA MERDEKA] – Pemerintah tengah merumuskan skema pembiayaan terbaik untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, mengungkapkan bahwa pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan didanai secara kolektif.

“Pembiayaan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih saat ini menggunakan anggaran dari APBN dan APBD,” ujar Ariza Patria dalam rapat pembahasan skema Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Selain dana dari APBN dan APBD, dukungan finansial juga berasal dari Himpunan Bank Negara (Himbara) serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perusahaan nasional dan internasional. Ariza Patria memperkirakan, setiap desa memerlukan anggaran antara Rp2 hingga Rp5 miliar untuk mendirikan Koperasi Desa Merah Putih.

Untuk menekan biaya, setiap desa diharapkan menyediakan lahan sendiri sebagai lokasi unit usaha Koperasi Desa Merah Putih. Unit usaha ini mencakup berbagai layanan, seperti gerai sembako, klinik desa, apotek desa, logistik, cold storage, dan simpan pinjam.

Koperasi Desa Merah Putih bertujuan menjadi pusat layanan ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. Masyarakat dapat mengakses layanan sembako murah, simpan pinjam, fasilitas kesehatan seperti klinik dan apotek, penyimpanan hasil pertanian dan perikanan menggunakan cold storage, serta distribusi logistik.

Rapat pembahasan skema Koperasi Desa Merah Putih dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Mereka antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya; Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza; Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo; serta perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Koperasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN