Jakarta [DESA MERDEKA] – Sebuah langkah strategis dalam menjaga akuntabilitas pembangunan desa terjadi di jantung ibu kota. Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triono SH, hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) APDESI Merah Putih di Aula Makarti, Kantor Kemendes PDTT, Selasa (26/8/2025). Kehadiran organisasi pers dalam forum tertinggi perangkat desa ini menjadi sinyal kuat bahwa era pembangunan desa yang tertutup telah berakhir.
Kehadiran AKPERSI dalam Munas ini bukan sekadar tamu undangan, melainkan simbol sinergi lintas sektoral. Rino Triono menegaskan bahwa pers memiliki peran vital sebagai mitra edukasi sekaligus penyambung lidah antara kebijakan pemerintah pusat dengan realita di lapangan.
“Undangan kepada AKPERSI adalah pengakuan bahwa pers adalah mitra strategis. Kami berkomitmen memastikan program pemerintah pusat benar-benar sampai ke akar rumput melalui penyebaran informasi yang transparan dan akuntabel,” ujar Rino di sela-sela acara.

Pers Sebagai Akselerator Kapasitas Desa
Sudut pandang menarik dari kolaborasi ini adalah upaya peningkatan kapasitas perangkat desa dalam mengelola arus informasi. Munas yang dibuka oleh Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto, ini menekankan percepatan pembangunan di daerah tertinggal. Di sinilah AKPERSI mengambil peran untuk membantu desa-desa di pedalaman agar mampu mempromosikan potensi mereka ke panggung nasional secara profesional.
Ketua Umum DPP APDESI, Arifin Abdul Majid, memfasilitasi diskusi yang tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan dukungan publikasi yang tepat dari organisasi pers, produk-produk desa diharapkan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Mewujudkan Tata Kelola Desa yang Bersih
Selain urusan ekonomi, isu krusial yang dibahas dalam Munas adalah tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan efisien. Kehadiran AKPERSI diharapkan mampu menciptakan kontrol sosial yang konstruktif. Pers bertugas memastikan setiap rupiah dana desa dikonversi menjadi kesejahteraan nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas.
Sinergi antara pemerintah desa (APDESI), pemerintah pusat (Kemendes PDTT), dan organisasi profesi pers (AKPERSI) ini diharapkan menjadi pondasi baru bagi terwujudnya desa mandiri. Jika pers dan perangkat desa sudah duduk bersama, maka hambatan informasi yang selama ini menghambat kemajuan di wilayah terpencil dapat segera dipangkas.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.