Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 29 Jul 2024 18:01 WIB ·

Muna Barat Bebas Desa Sangat Tertinggal: Sinergi Pendamping Membuahkan Hasil


					Rapat Koordinasi Pendamping Desa Kabupaten Muna Barat Perbesar

Rapat Koordinasi Pendamping Desa Kabupaten Muna Barat

Muna Barat, Sulawesi Tenggara [DESA MERDEKA] Kabupaten Muna Barat mencatatkan progres signifikan dalam peta pembangunan desa nasional. Berdasarkan data terbaru Indeks Desa Membangun (IDM), wilayah ini kini bersih dari status desa “Sangat Tertinggal”. Capaian gemilang ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program P3MD yang digelar di Desa Waturempe.

Dari total desa yang didata, 26 desa kini telah berstatus Maju, 45 desa Berkembang, dan tersisa 10 desa dengan status Tertinggal. Keberhasilan pengentasan desa tertinggal ini berjalan beriringan dengan kelancaran tata kelola keuangan; tercatat per 29 Juli 2024, sebanyak 51 desa telah menerima pencairan Dana Desa langsung ke rekening mereka.

 

Suasana Pelaksanaan Rapat Koordinasi TPP P3MD Muna Barat

Fokus pada BUMDes dan Mitigasi Dana Desa
Koordinator TPP Muna Barat, LM Junaim, menegaskan bahwa Rakor ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sinkronisasi langkah strategis. Para Tenaga Ahli, Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD) membedah tuntas kebijakan terbaru P3MD, realisasi BLT Dana Desa, hingga penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami sangat bersyukur atas dukungan Pemerintah Desa Waturempe yang menyediakan fasilitas memadai. Kerja sama ini penting untuk memastikan pembangunan desa di Muna Barat semakin terarah,” ujar Junaim. Fokus diskusi juga diarahkan pada pencarian solusi atas permasalahan teknis di lapangan agar penyaluran dana publik tepat sasaran dan tepat waktu.

Sinergi Kolektif di Akar Rumput
Antusiasme terlihat dari semangat kolaborasi para pendamping yang saling membantu dalam moderasi, dokumentasi, hingga penyusunan notulensi secara mandiri. Suasana kekeluargaan ini dianggap menjadi modal sosial penting dalam mengawal program pemerintah pusat di tingkat lokal.

Harapannya, melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat, tantangan pembangunan di sisa tahun 2024 dapat teratasi dengan baik. Kemajuan status IDM di Muna Barat menjadi bukti nyata bahwa pendampingan yang intensif mampu mengubah wajah desa menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 313 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Lapak Panas Desa Popoh: Sengketa Adat atau Intimidasi?

10 April 2026 - 21:11 WIB

Tenun Kakaniuk: Dari Desa Malaka Menuju Pasar Nasional

10 April 2026 - 15:13 WIB

Trending di DESA