Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 19 Apr 2025 15:08 WIB ·

Kolaborasi Ormas Mempercantik Makam Pahlawan Parung Panjang


					Kolaborasi Ormas Mempercantik Makam Pahlawan Parung Panjang Perbesar

Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Siapa bilang ormas dan media hanya bisa bersuara keras? Di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, mereka justru membuktikan bahwa kolaborasi nyata bisa membawa perubahan. Pada Sabtu (19/4/2025), aliansi solid dari berbagai elemen masyarakat turun tangan langsung menata kembali makam pahlawan setempat. Aksi ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, bahwa menghargai sejarah adalah bentuk nasionalisme paling dasar.

Kecamatan Parung Panjang yang kini terus berkembang sebagai kawasan penyangga di Bogor, memiliki sejarah perjuangan yang tertanam di tanahnya. Di bawah komando Eka Saputra, yang lebih akrab disapa Ares, Ketua GRIB Jaya Parung Panjang, puluhan relawan dari berbagai organisasi—seperti LMP, BPPKB, GIBAS, hingga organisasi media seperti AKPERSI dan IWO—berjibaku sejak pagi. Mereka mengecat nisan, mencabut rumput liar, hingga menata tanaman hias di area makam, mengubah tempat yang tadinya tampak usang menjadi ruang penghormatan yang layak bagi para pejuang.

“Kegiatan ini manifestasi konkret kecintaan kita terhadap tanah air. Kita tidak cukup hanya beretorika soal pahlawan, tapi harus lewat aksi nyata,” ujar Ares tegas di lokasi.

Bagi generasi Z, ini adalah pelajaran penting bahwa warisan bangsa bukan hanya soal monumen, melainkan tanggung jawab merawat nilai di dalamnya.

Kehadiran tokoh masyarakat setempat, Tb Ule, menambah hangat suasana. Ia menyebut bahwa bersatunya ormas, LSM, dan media dalam satu barisan gotong royong adalah energi dahsyat bagi pembangunan desa. “Ketika kita duduk bersama dan bekerja sama, itulah potensi terbesar kita untuk menjaga keharmonisan bangsa,” tuturnya.

Aksi ini tidak akan berhenti di sini. Aliansi lintas elemen ini berencana menjadikan pemeliharaan situs bersejarah dan fasilitas umum sebagai agenda rutin. Kolaborasi ini menjadi potret segar bagi masyarakat bahwa sinergi lintas sektoral adalah kunci. Bukan hanya sebagai pengamat, ormas dan media kini membuktikan peran mereka sebagai agen perubahan sosial yang konstruktif. Di Parung Panjang, gotong royong bukan sekadar istilah, tapi telah menjadi ruh dalam membangun negeri dari level desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tambahan TKD 534 Milyar, Mempercepat Pemulihan Sekaligus Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Terdampak di Sumbar

24 Juli 2026 - 05:38 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Trending di RAGAM