Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 22 Agu 2024 07:19 WIB ·

Kolaborasi Antar-Stakeholder Jadi Kunci Sukses Pendataan SDGs di Kabupaten Blora


					Kolaborasi Antar-Stakeholder Jadi Kunci Sukses Pendataan SDGs di Kabupaten Blora Perbesar

Blora [DESA MERDEKA] – Pendataan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Kabupaten Blora telah berhasil dilaksanakan dengan baik berkat kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak terkait. Hal ini terungkap dalam sebuah forum diskusi yang membahas pengalaman pendataan SDGs di desa-desa di Kabupaten Blora.

Tri Juwanto, seorang pendamping desa di Kabupaten Blora, berbagi pengalamannya dalam memfasilitasi proses pendataan SDGs di wilayahnya dalam program cakap SDGs Desa episode 359. Menurutnya, kunci keberhasilan pendataan terletak pada koordinasi yang erat antara pemerintah desa, pendamping desa, dan masyarakat.

“Kami memulai dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa. Bersama kepala desa, kami menyusun anggaran khusus untuk pendataan SDGs dan memberikan insentif kepada relawan yang terlibat,” ujar Tri Juwanto.

Selain itu, pembentukan kelompok kerja (pokja) pendataan secara klaster juga terbukti efektif. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengumpulan data, akurasi data yang diperoleh menjadi lebih terjamin.

“Kami juga melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya pendataan SDGs. Meskipun sempat ada kendala terkait persepsi masyarakat, namun dengan pendekatan yang humanis dan melibatkan tokoh masyarakat, akhirnya kendala tersebut dapat diatasi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Blora, disebut Tri Juwanto, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pendataan SDGs. Bupati Blora, Arief Rohman, sangat antusias dengan program ini dan mendorong seluruh perangkat daerah untuk terlibat aktif.

Tantangan dan Pelajaran

Meskipun telah berhasil, proses pendataan SDGs di Kabupaten Blora juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti kendala teknis dan penolakan dari sebagian masyarakat. Namun, melalui kerjasama dan inovasi, tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM