Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

BUMDes · 10 Sep 2025 14:31 WIB ·

Kiat Jitu BUMDes: Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing


					Kiat Jitu BUMDes: Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing Perbesar

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Guna memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pilar ekonomi desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang menggelar bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas pengelola BUMDes. Acara yang berlangsung penuh energi ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dispermasdes, Budi Rahardjo, yang menekankan pentingnya BUMDes dalam menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa.

Dalam sesi motivasi, Sekretaris Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Semarang, Satria Ramadhani, mengajak para peserta untuk mengidentifikasi potensi usaha yang berawal dari solusi atas masalah. Menurutnya, sebuah produk atau karya kreatif harus memiliki delapan ciri khas, antara lain orisinalitas, nilai tambah, manfaat, dan daya saing di pasar. Ia mendorong para pengelola BUMDes untuk lebih cermat melihat peluang dan potensi lokal di sekitar mereka.

Sementara itu, Budi Prasetyawan, anggota KEK Divisi Sumber Daya Manusia, menambahkan bahwa potensi desa—mulai dari hasil pertanian, sektor pariwisata, hingga UMKM lokal—merupakan aset berharga yang dapat dikelola secara kreatif melalui BUMDes. Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci utama untuk mengembangkan aset-aset tersebut menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Selain sesi motivasi, perwakilan Komisi A DPRD Kabupaten Semarang juga turut hadir untuk memberikan pemahaman mengenai regulasi. Para peserta diajak untuk memahami bahwa inovasi harus sejalan dengan koridor hukum agar operasional BUMDes aman dan terus berjalan. Aspek hukum dan legalitas menjadi pondasi penting yang tidak boleh diabaikan.

Kepala Bidang Pemerintahan Dispermasdes, Sri Retno Widyawati, melengkapi sesi dengan penekanan pada pentingnya tata kelola yang baik. Ia menyoroti bahwa laporan keuangan, administrasi, dan akuntabilitas yang transparan adalah hal mutlak untuk memastikan BUMDes dapat beroperasi secara profesional.

Dengan kolaborasi antara KEK, DPRD, dan Dispermasdes, para pengelola BUMDes pulang dengan bekal yang lengkap. Mereka tidak hanya mendapatkan ide-ide segar untuk pengembangan usaha, tetapi juga pemahaman mendalam tentang pentingnya mengelola BUMDes secara kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Belajar dari Ponggok: Mengapa Desa Tak Perlu Saling Contek Bisnis?

3 Mei 2026 - 10:24 WIB

Juara Desa Magetan: Mesin Uang Terancam Jalan Rusak

1 Mei 2026 - 18:23 WIB

Matinya Ratusan Ayam BUMDes Malaka: Siapa yang Salah?

22 April 2026 - 09:35 WIB

Merbau Mataram Pacu BUMDes Profesional Lewat Pemeringkatan Berbasis Data

11 April 2026 - 09:47 WIB

Pendamping Desa Lampung Selatan Siap Cetak BUMDes Profesional

30 Maret 2026 - 12:00 WIB

Modal Kepercayaan: Rahasia Sukses BUMDes Leunklot Mandiri Pangan

18 Maret 2026 - 22:21 WIB

Trending di BUMDes