Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 9 Mei 2025 12:47 WIB ·

“Kejar Bola Bencana”: Wagub Sumbar Ingatkan Kepala Daerah


					<em>Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, usai menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana 2025 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (7/5/2025). Ia menekankan pentingnya sikap proaktif dan optimalisasi peran BPBD dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana.</em> Perbesar

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, usai menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana 2025 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (7/5/2025). Ia menekankan pentingnya sikap proaktif dan optimalisasi peran BPBD dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

Padang [DESA MERDEKA] Ada pesan lugas yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, dalam sebuah forum penting di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (7/5/2025). Alih-alih retorika birokrasi yang kaku, Vasko justru menggunakan analogi menarik: “kejar bola bencana.” Ia mengajak seluruh kepala daerah di Sumatera Barat untuk tidak menunggu datangnya musibah, melainkan aktif bergerak memastikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah masing-masing berfungsi dengan optimal.

Dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana 2025 tersebut, Vasko Ruseimy menyoroti bahwa efisiensi anggaran memang penting, namun tidak boleh sampai mengorbankan program-program vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa masyarakat. Baginya, urusan melindungi rakyat dari bencana adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar.

“Kita harus menerapkan prinsip ‘kejar bola’ dalam penanggulangan bencana. Efisiensi boleh dilakukan untuk hal-hal yang tidak penting seperti seminar-seminar yang kurang bermanfaat, tetapi untuk urusan keselamatan rakyat, jangan ada pengurangan,” tegas Vasko, disambut anggukan para peserta rapat.

Lebih lanjut, Wagub Sumbar ini juga menekankan perlunya keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintahan dalam mengawal anggaran penanggulangan bencana. Ia bahkan mendorong para kepala daerah untuk tidak ragu dalam mengalokasikan dan menggunakan anggaran tersebut secara tepat sasaran. “Jangan takut menerima anggaran, justru kita harus aktif mengejar dan memastikan penggunaannya tepat sasaran. Sikap pasif hanya akan merugikan masyarakat saat bencana terjadi,” imbuhnya.

Pernyataan Vasko Ruseimy ini rupanya tak hanya bergema di ruang rapat. Pantauan di berbagai platform media sosial menunjukkan respons positif dari warganet. Di Instagram, pujian seperti “Selalu mantap wagub” dan “Mantap…” membanjiri kolom komentar. Tak ketinggalan di TikTok, semangat “menyala pakwagub” turut meramaikan unggahan terkait pernyataan tersebut.

Sumatera Barat sendiri dikenal sebagai wilayah yang rentan terhadap berbagai jenis bencana alam, mulai dari gempa bumi dan tsunami hingga longsor dan banjir. Pendekatan proaktif yang digaungkan Vasko Ruseimy ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya siaga dan meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi potensi ancaman bencana yang bisa datang kapan saja.

Dalam arahannya, Vasko juga mengingatkan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antar berbagai tingkatan pemerintahan. “Kita berharap betul-betul seluruh birokrasi di tingkatan provinsi, kabupaten dan kota untuk ikut serta aktif menjemput bola. Jika terjadi bencana di Sumbar, rakyat yang akan menjadi korban, maka tetaplah semangat dan laporkan segala situasi,” pungkasnya dengan nada penuh harap.( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN