Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 15 Mei 2025 16:45 WIB ·

Kedaulatan Ketahanan Pangan Sumbar Harus Dimulai dari Nagari


					Kedaulatan Ketahanan Pangan Sumbar Harus Dimulai dari Nagari Perbesar

Padang, Sumbar [DESA MERDEKA] Pertahanan terbaik sebuah daerah dalam menghadapi ancaman krisis global ternyata tidak dimulai dari gedung-gedung bertingkat di kota, melainkan dari pematang sawah dan lumbung-lumbung di tingkat desa atau Nagari. Sudut pandang inilah yang menjadi sumbu utama saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, membunyikan alarm kewaspadaan dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan se-Sumatera Barat di Kantor Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Kota Padang. Urusan perut masyarakat bukan lagi sekadar tugas dinas teknis, melainkan sebuah kerja semesta yang menuntut keterlibatan total dari pemerintah hingga warga desa.

Ancaman nyata seperti perubahan iklim, hambatan distribusi, dan dinamika ekonomi global memaksa Ranah Minang memperkuat fondasi pertanian desa. Strategi utama yang mendesak dieksekusi adalah mendongkrak produksi pangan lewat optimalisasi lahan yang ada maupun pembukaan lahan potensial baru. Di sektor hulu, infrastruktur dasar seperti jaringan irigasi dan gudang penyimpanan hasil panen akan diperbaiki demi menjaga kualitas komoditas pascapanen.

Pemberdayaan petani menjadi pilar penentu dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan ini. Para petani di Nagari akan didorong melalui kemudahan akses pembiayaan, pelatihan teknologi pertanian modern, serta pengawalan jalur distribusi agar harga di pasar tetap stabil dan menguntungkan produsen lokal. Pemerintah juga menyiapkan sistem pemantauan harga dan stok secara real-time untuk mencegah gejolak pasar.

Langkah konkret ini ditutup dengan dorongan inovasi pangan lokal melalui kolaborasi sektor swasta dan akademisi guna menciptakan produk bernilai tambah. Kedaulatan pangan Sumatera Barat ditargetkan mandiri sepenuhnya tanpa ketergantungan pasokan luar daerah. Forum ini pun diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh perwakilan kabupaten dan kota untuk melakukan evaluasi berkala demi memastikan Nagari siap menjadi benteng pangan yang tangguh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM