Kendal, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Desa Peron di Kecamatan Limbangan, Kendal, kini bukan lagi sekadar desa agraris biasa. Desa ini resmi naik kelas menjadi pemain global setelah produk unggulannya, alpukat Pluwang, berhasil menembus pasar internasional. Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali mengunjungi desa tersebut pada Selasa (4/3/2025) untuk memastikan keberlanjutan ekspor buah hasil persilangan lokal dan impor tersebut ke Abu Dhabi.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari observasi lapangan yang dilakukan Jokowi saat meninjau supermarket di Abu Dhabi tiga bulan lalu. Melihat potensi besar produk lokal di pasar Timur Tengah, ia berkomitmen memberikan dukungan penuh agar manajemen ekspor petani desa semakin profesional.
“Saya datang bersama Bapak Willy Smits untuk memastikan alpukat Pluwang bisa terus diekspor ke mancanegara. Potensinya sangat besar, dan saya akan memfasilitasi pengembangannya,” ujar Jokowi di sela peninjauan kebun.
Inovasi Lokal dengan Kualitas Dunia
Alpukat Pluwang menjadi primadona karena karakteristiknya yang unik, yakni perpaduan ukuran dan tekstur alpukat impor dengan ketahanan varietas lokal. Suroso, pengurus Bumdes Mukti Makmur sekaligus petani veteran yang telah 20 tahun menggeluti budi daya ini, mengakui bahwa sentuhan manajemen modern sangat membantu ekonomi warga.
“Alhamdulillah, melalui uji coba dengan Lulu Group, produk kami sudah mendarat di Abu Dhabi. Ini adalah lonjakan ekonomi yang nyata bagi masyarakat Desa Peron,” ungkap Suroso.
Gula Aren: Target Ekspor Berikutnya
Tak hanya alpukat, Jokowi juga melirik potensi gula aren yang diproduksi warga setempat. Dalam diskusi hangat dengan para perajin, Jokowi memberikan masukan teknis mengenai peningkatan kualitas nira agar memenuhi standar global. Suroso berharap, keberhasilan alpukat akan menjadi pembuka jalan bagi komoditas gula aren untuk menyusul ke pasar ekspor.
Langkah ini membuktikan bahwa dengan pendampingan ilmuwan dan manajemen yang tepat, produk “ndeso” dari kaki Gunung Ungaran mampu bersaing di rak-rak supermarket mewah dunia. Sinergi antara petani, akademisi, dan dukungan tokoh nasional menjadi kunci utama Desa Peron dalam mewujudkan kedaulatan pangan berbasis ekspor.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.