Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 2 Apr 2026 21:13 WIB ·

Jembatan Gantung Hingga Musala: PERADI Kucurkan Rp1,6 Miliar


					Jembatan Gantung Hingga Musala: PERADI Kucurkan Rp1,6 Miliar Perbesar

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemulihan fasilitas publik di pelosok Sumatera Barat mendapat suntikan dana segar sebesar Rp1,6 miliar. Bantuan dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini menyasar tiga titik vital, termasuk pembangunan jembatan gantung di Salayo dan musala di Palupuh, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi mobilitas serta ibadah warga pascabencana hidrometeorologi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima bantuan tersebut secara simbolis dari Ketua Umum PERADI, Otto Hasibuan, di Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (1/4/2026). Selain jembatan dan musala, dana ini juga dialokasikan untuk pembangunan tiga ruang kelas baru di SMA Negeri 12 Padang.

Sentuhan Advokat untuk Infrastruktur Vital
Langkah PERADI ini dinilai strategis karena menyentuh infrastruktur dasar yang berpengaruh langsung pada denyut nadi ekonomi dan sosial. Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa perbaikan akses seperti jembatan gantung akan mempercepat pemulihan layanan publik di daerah terdampak.

“Bantuan ini menyasar fasilitas vital. Dukungan berbagai pihak, termasuk PERADI, membuat kita optimistis proses rekonstruksi di Sumbar berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Mahyeldi.

Kolaborasi Percepat Rehabilitasi Pascabencana
Ketua DPC PERADI Padang, Miko Kamal, menyatakan bahwa kehadiran Otto Hasibuan ke Sumatera Barat merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi advokat. Selain menyerahkan bantuan, Ketua Umum PERADI dijadwalkan meninjau langsung lokasi penerima manfaat untuk memastikan proyek rehabilitasi segera dimulai.

Sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan wilayah. Dengan terbangunnya kembali jembatan gantung dan tempat ibadah, diharapkan aktivitas harian masyarakat desa kembali normal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup publik di wilayah terdampak bencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Didampingi Gubernur dan Wagub Sumbar, Wapres Gibran Jenguk Korban Banjir Bandang di RSUD Arosuka

25 September 2026 - 18:55 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Banjir Bandang Solok, Tekankan Percepatan Penanganan dan Pemulihan

25 September 2026 - 18:47 WIB

Menko PMK Tinjau Dampak Galodo Solok, Pemerintah Perkuat Penanganan dan Mitigasi

25 September 2026 - 13:57 WIB

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Trending di KABAR PEMDA