Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 16 Jul 2025 03:19 WIB ·

Jawa Tengah Berkomitmen: Internet Hadir di Seluruh Desa!


					Jawa Tengah Berkomitmen: Internet Hadir di Seluruh Desa! Perbesar

Temanggung, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berkomitmen memfasilitasi layanan internet untuk desa-desa nirjaringan internet atau blankspot. Pada tahun 2025, program prioritas ini akan mengintervensi sekitar 165 hingga 170 desa blankspot. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan perekonomian, layanan administrasi, dan akses informasi bagi masyarakat desa.

Komitmen ini diwujudkan Ahmad Luthfi saat kunjungan kerja di Pendopo Pengayoman, Temanggung, pada Selasa (15/7/2025). Pada kesempatan tersebut, ia secara simbolis menyerahkan bantuan internet senilai Rp405.885.158 kepada enam desa di “Kota Tembakau”, yaitu Pitrosari, Ngadisepi, Kerokan, Petirejo, Canggal, dan Ngadimulyo.

Desa Petirejo, Kecamatan Ngadirejo, adalah salah satu penerima bantuan. Kepala Desa Petirejo, Alwiyono, mengakui bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi desanya. “Sebelum ada bantuan, kami sempat mengalami kendala serius terkait akses internet yang lambat. Ada jeda waktu layanan yang cukup lama,” ungkapnya. “Namun, setelah ada bantuan dari Pak Gubernur berupa internet terbaru 100 Mbps, aksesnya sudah lumayan cepat, sehingga kami dapat mempercepat pelayanan juga.”

Alwiyono berharap bantuan ini ke depan juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, agar aktivitas perekonomian warga ikut terangkat. “Kami juga memiliki destinasi wisata Beji Waterpark. Dengan adanya internet wisata, promosi ke depan bukan hanya lokal, tetapi siapa pun yang mengakses internet bisa melihat potensi desa kami,” imbuhnya, optimistis.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa saat ini masih ada 102 desa nirjaringan internet di Jawa Tengah. Oleh karena itu, pihaknya terus mengakselerasi upaya agar desa-desa tersebut segera tersentuh infrastruktur internet. “Untuk Temanggung, tidak ada lagi desa yang tidak bisa masuk internet. Clear, tidak ada masalah,” tegasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Agung Hariyadi, menambahkan bahwa pihaknya serius menjalankan instruksi Gubernur Ahmad Luthfi untuk mengikis area blankspot. Pada tahun 2025, sebanyak 165-170 desa blankspot akan diintervensi dengan penyediaan fasilitas internet. Selain itu, 91 desa lainnya juga akan menerima fasilitas serupa. Agung berharap fasilitasi internet pada desa-desa nirjaringan internet akan tuntas sepenuhnya pada tahun 2029.

“Bicara konektivitas bukan hanya jalan, internet juga konektivitas untuk komunikasi dan akses informasi,” jelas Agung. “Dari basis internet, kita tingkatkan menjadi digital, kemudian menjadi modal masyarakat untuk mengembangkan usahanya.” Agung juga mengungkapkan bahwa fasilitasi internet tidak terbatas pada desa blankspot saja, tetapi juga akan memperkuat desa wisata dan desa miskin yang menjadi dampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo

12 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci Sukses Makan Bergizi di Desa

8 Mei 2026 - 00:30 WIB

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Trending di PEMERINTAHAN