Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 22 Agu 2023 05:26 WIB ·

Jatim Borong Status Desa Mandiri, Jadi Lokomotif Nasional!


					Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Gubernur Jawa Timur Perbesar

Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Gubernur Jawa Timur

Surabaya, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Jawa Timur sukses membuktikan diri sebagai “kiblat” baru pembangunan perdesaan di Indonesia. Berdasarkan pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) 2023, provinsi ini menahbiskan diri sebagai penyumbang desa mandiri terbanyak secara nasional, mengungguli provinsi lainnya di tanah air.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Dari total 11.456 desa mandiri yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, sebanyak 24,44 persen atau sekitar 2.800 desa berada di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seperempat kekuatan kemandirian desa di Indonesia berpusat di Bumi Majapahit.

Efek Domino Kemandirian: Kemiskinan Mulai Terkikis
Sudut pandang menarik dari pencapaian ini adalah dampaknya pada penyempitan jurang ekonomi (disparitas) antara desa dan kota. Khofifah mengklaim bahwa masifnya pertumbuhan desa mandiri berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan di perdesaan.

Catatan historis menunjukkan pergeseran signifikan: pada September 2018, ketimpangan kemiskinan desa-kota di Jatim berada di angka 8,24 persen. Namun, per Maret 2023, angka tersebut berhasil ditekan hingga menyusut menjadi 6,48 persen. Pembangunan yang biasanya tersentralisasi di kota, kini mulai bergeser ke pinggiran, membuktikan bahwa desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang berdaya.

BUMDesa sebagai Mesin Ekonomi Rakyat
Rahasia di balik status mandiri ribuan desa ini terletak pada penguatan kelembagaan ekonomi lokal, yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Jatim tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas usaha desa.

“Saat ini sudah terbentuk 6.490 BUM Desa di Jawa Timur, dan yang membanggakan, 1.400 di antaranya masuk dalam kategori maju,” jelas Khofifah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDTT RI Nomor 174 Tahun 2023, potret desa di Jatim saat ini terdiri dari:

  • 2.800 Desa Mandiri
  • 3.674 Desa Maju
  • 1.247 Desa Berkembang

Sinergi program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota menjadi kunci utama. Khofifah berharap momentum ini terus terjaga agar wajah perdesaan di Jawa Timur semakin sejahtera dan mampu menghapus stigma bahwa kemiskinan selalu identik dengan warga desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Bawah Teduh Pepohonan, Tripika Pasimarannu Dampingi Warga Terdampak Gempa

15 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Keteladanan 2 Kades di Biboki Selatan Tambal Jalan

14 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Warga Dusun 2B Karang Sari Bangun Gapura Sambut HUT ke-81 RI, Semarakkan Desa HELAU

12 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Merah Putih di Gerbang Penyangga: Menjahit Swadaya Lewat Desa HELAU

11 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pertahankan Ruang Hidup Pesisir, Nagari Ketaping Daulatkan Mitigasi Bencana

9 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinggalkan Asumsi, RKP Banjararum 2027 Kini Berbasis Data!

9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Musdes Penetapan ID Banjararum2.
Trending di KABAR DESA