Survei Lapangan RKPDes, Prioritaskan Jalan Usaha Tani
Mukomuko, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Tirta Mulya, Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko, secara tegas memprioritaskan pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya pengoralan jalan usaha tani, dalam rencana kerja tahun anggaran 2026. Komitmen ini dibuktikan dengan pelaksanaan survei lapangan intensif pada hari Rabu (23/7), sebagai tahapan krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2026.
Kegiatan survei ini melibatkan kolaborasi erat antara Tim Kecamatan Air Manjuto, Tim Penyusun RKPDes Tirta Mulya, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pendamping desa. Tujuannya adalah memastikan data teknis yang akurat dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat sebelum perencanaan pembangunan disahkan.
Targetkan Lima Proyek Fisik untuk Kebutuhan Petani
Fokus utama survei lapangan kali ini mencakup lima rencana proyek fisik. Proyek-proyek tersebut difokuskan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga, terutama yang berkecimpung di sektor pertanian. Rencana pembangunan tersebut meliputi pengoralan jalan usaha tani yang vital menuju kawasan perkebunan dan persawahan, serta pembangunan pelapis jalan di beberapa titik strategis wilayah Desa Tirta Mulya.
Kepala Desa Tirta Mulya, Supri, menjelaskan bahwa pembangunan jalan usaha tani ini dirancang untuk memberikan dampak langsung dan signifikan terhadap kesejahteraan petani.
“Pembangunan jalan usaha tani ini kami rancang untuk mempermudah akses petani ke lahan pertanian, meningkatkan efisiensi distribusi hasil panen, dan secara keseluruhan mendorong perkembangan sektor pertanian desa,” ujar Supri.
Ia menambahkan, inisiatif ini juga merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Desa dalam mendukung program ketahanan pangan, yang kini menjadi salah satu prioritas utama dalam pemanfaatan dana desa.

Hasil Survei Jadi Dasar Pengesahan RKPDes 2026
Sementara itu, Sekretaris Camat Air Manjuto, Supardi, menegaskan pentingnya tahapan survei lapangan ini. Menurutnya, hasil temuan di lapangan akan menjadi dasar fundamental dalam proses selanjutnya, yakni pengukuran teknis dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara rinci.
“Hasil survei yang akurat ini adalah dasar penting dalam proses pengesahan RKPDes 2026. Kami menaruh harapan besar agar RKP yang disusun nanti benar-benar menjawab kebutuhan primer masyarakat dan tepat sasaran, khususnya dalam sektor infrastruktur dan fasilitas umum,” jelas Supardi.
Ia juga menekankan bahwa survei ini harus menjadi acuan kuat dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) 2026. Hal ini bertujuan agar seluruh program pembangunan dapat dilaksanakan secara tepat waktu, terencana, dan efisien, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Melalui koordinasi yang solid ini, Pemerintah Desa Tirta Mulya menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan infrastruktur desa yang lebih baik dan mendukung kemajuan ekonomi lokal.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.