Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Agu 2025 21:54 WIB ·

Iptu Hasan Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Pasimarannu


					Iptu Hasan Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Pasimarannu Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESAMERDEKA] – Rangkaian panjang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Pasimarannu, Kepulauan Selayar, resmi ditutup dengan upacara penurunan bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat. Prosesi yang digelar di Lapangan Garuda Bonerate pada Minggu sore, 17 Agustus 2025, menjadi momen reflektif bagi seluruh masyarakat.

Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen, menunjukkan semangat persatuan yang kuat di wilayah tersebut. Camat Pasimarannu, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Danramil, Kapolsek, para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, turut serta dalam acara ini. Kehadiran ratusan warga juga menambah kekhidmatan suasana, menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan adalah milik semua.

Sebagai inspektur upacara, Iptu Hasan, S.Sos., memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa. Momen paling mengharukan terjadi saat Sang Merah Putih perlahan diturunkan. Seluruh peserta upacara, yang terdiri dari berbagai kalangan, berdiri tegak dalam keheningan, memberikan penghormatan terakhir. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melaksanakan tugas mereka dengan disiplin tinggi, menunjukkan dedikasi dan kebanggaan yang luar biasa.

Setelah bendera dilipat dengan cermat, simbol berakhirnya peringatan kemerdekaan ini diserahkan kepada inspektur upacara. Dalam keterangannya, Iptu Hasan menekankan pentingnya upacara ini sebagai momen untuk merenungkan kembali jasa para pahlawan. “Upacara penurunan bendera adalah saat kita merenungkan kembali jasa para pahlawan. Dari sini kita belajar, bahwa menjaga persatuan dan membangun daerah adalah bentuk nyata mengisi kemerdekaan,” ujarnya. Pesan ini menggarisbawahi bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga diisi dengan kerja keras dan komitmen untuk kemajuan bersama.

Upacara penurunan bendera di Kecamatan Pasimarannu tidak hanya menjadi penutup acara, tetapi juga simbol dari semangat kebangsaan yang terus menyala di hati setiap warga. Dengan berlangsungnya acara ini secara tertib dan lancar, peringatan HUT ke-80 RI di daerah ini ditutup dengan suasana yang penuh makna dan kebanggaan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM