Jakarta [DESA MERDEKA] – Ruang temu bisnis dan fasilitas pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) gratis kini menjadi karpet merah bagi para inovator desa untuk membawa teknologi lokal masuk ke pasar industri nasional. Peluang emas ini dibuka lebar dalam gelaran Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) XXIV tahun 2023 yang berlangsung di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, mulai Kamis (1/6/2023) hingga Minggu (11/6/2023).
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa ajang tahunan ini menjadi panggung utama bagi para penemu di tingkat akar rumput untuk memamerkan sekaligus memasarkan teknologi buatan mereka. Inovasi yang lahir dari rahim perdesaan terbukti konsisten membawa kebaruan yang mampu mempercepat kemajuan ekonomi wilayah secara signifikan.
Sebagai tuan rumah, Provinsi Lampung menyiapkan lebih dari 150 stan pameran yang diisi oleh perwakilan berbagai provinsi, sektor swasta, kementerian, hingga siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung, Zaidirina, menyebut kepercayaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kesuksesan kepemimpinan daerah dalam mengembangkan teknologi informasi dan sektor wisata desa.
Kemendesa PDTT tidak sekadar menyediakan ruang pameran. Melalui Bengkel HAKI, pemerintah memberikan pendampingan penuh dan gratis bagi para inovator desa untuk mengurus paten teknologi, paten merek, sertifikasi alat, indikator geografis, hingga sertifikat benih varietas baru. Layanan ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para kreator lokal terkait klaim hak cipta dari pihak lain.
Rangkaian acara yang dijadwalkan dibuka oleh pimpinan lembaga tinggi negara pada Rabu (7/6/2023) ini juga diisi dengan pengumuman pemenang lomba TTG tingkat nasional. Sebelumnya, gala dinner penyambutan tamu dari 37 provinsi serta pasar rakyat dengan panggung hiburan telah dimulai sejak awal Juni.
Untuk memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta, panitia menyajikan panggung presentasi inovasi, penampilan seni lokal seperti Tari Kreasi Cak Culay, hingga hiburan musik. Rangkaian acara ditutup dengan kunjungan wisata ke Pantai Sari Ringgung di Kabupaten Pesawaran dan studi banding ke Desa Cerdas (Smart Village) di Desa Hanura.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.