Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 28 Mei 2025 06:24 WIB ·

Inovasi Desa Air Lengit: Ketahanan Pangan dari Hati Natuna


					Inovasi Desa Air Lengit: Ketahanan Pangan dari Hati Natuna Perbesar

Air Lengit, Natuna [DESA MERDEKA] Pemerintah Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menunjukkan gebrakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warganya. Komitmen ini terwujud melalui program pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang menjadi fokus utama di tahun 2025.

Program ketahanan pangan yang digagas melalui Anggaran Dana Desa (ADD) 2025 ini mencakup pengembangan pertanian jagung dan penggemukan sapi. Inisiatif ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari langkah strategis untuk melakukan diversifikasi ekonomi desa serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur yang selama ini belum digarap maksimal. Hasilnya diharapkan dapat menopang ketahanan pangan Air Lengit dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.

Kepala Desa Air Lengit, Kuswanto, menyampaikan bahwa program ini memiliki tujuan ganda. “Kami melihat potensi besar di bidang pertanian jagung dan peternakan sapi,” ungkap Kuswanto pada Senin (27/5/2025). Ia menambahkan, dengan dukungan penuh dari warga dan pihak terkait, program ini diharapkan dapat berjalan sukses dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan para petani dan peternak lokal. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, terutama pasokan daging, di tingkat lokal.

Kuswanto menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk program ketahanan pangan ini mencapai Rp200 juta. Angka tersebut merupakan 20% dari total anggaran Dana Desa yang diterima. “Ketahanan pangan itu kurang lebih 200 juta ya, karena kita mengambil 20% dari total anggaran Dana Desa kita,” jelas Kuswanto. Ia menambahkan bahwa upaya diversifikasi ekonomi desa ini akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang akan bertanggung jawab penuh atas operasional penanaman jagung dan penggemukan sapi.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Desa Air Lengit serius dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kemajuan bersama. Dengan pertanian jagung dan peternakan sapi sebagai motor penggerak, Desa Air Lengit berambisi menjadi percontohan desa mandiri pangan di Natuna, bahkan di Kepulauan Riau. Langkah ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. Ke depan, program ketahanan pangan Air Lengit ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi seluruh warga.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA