Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

RAGAM · 24 Jun 2024 17:26 WIB ·

Harmoni In Progresio: Refleksi Nilai dan Spirit Reuni Akbar UIN SAIZU Purwokerto


 Harmoni In Progresio: Refleksi Nilai dan Spirit Reuni Akbar UIN SAIZU Purwokerto Perbesar

Ecep Suwardani Yar (DESA MERDEKA) – Setiap upaya mempertemukan banyak orang -terlebih bagi perkumpulan berdasar atas tempat belajar yang sama, seperti Ikatan Alumni (IKA) UIN Saizu Purwokerto – saya selalu antusias karena di sana ada iktiar terus menerus menjalin silaturahmi.

Mengikatkan, merekatkan kembali kerahiman, rahim (penyayang), salah satu sifat Allah yang dititipkan pada setiap manusia adalah bahasa kemanusiaan universal. Sebuah sunnahtullah, sebuah kewajiban utama kemanusiaan.

Silaturahim begitu sentral sehingga berdasarkan sebuah penelitian, orang mungkin tahan tidak meninggal dunia jika tidak makan minum selama beberapa minggu, tapi akan lebih cepat _passed away_ jika terputus silaturahmi sosialnya dengan orang lain. Dalam konteks ini saya kira, ada benarnya ungkapan silaturahmi memperpanjang umur dan rejeki.

Hanya untuk apa kita perlu bertemu kembali, reuni, menyatukan kembali balung balung yang berserakan ini? Setiap diksi “re” adalah ajakan untuk mempertanyakan kembali. Revitalisasi, republik, termasuk reuni adalah ajalan untuk mempertanyakan kembali manfaat dan makna makna dari kata kata tersebut.

Bagi saya, reuni menjadi bermakna jika kita mempertanyakan kembali alasan alasan kenapa kita perlu bersatu kembali. Reuni akan bermakna jika bukan sekedar kembali. Reuni akan punya arti jika ia menjadi sebuah kata kerja.

Apa boleh buat, saya terpesona dengan solidnya teman teman di IA ITB misalnya yang bisa mengusai ekonomi nasional karena alumninya saling bersinergi menguasai sektor riil di negeri ini. Tagline mereka sangat jelas, harmoni in progresio, semangat bersinergi, membangun harmoni untuk menciptakan kemajuan.

Secara nilai nilai, kalimat ini begitu imajinatif sehingga menciptakan daya hidup bagi alumninya untuk saling dukung mendukung, saling bergotong-royong menciptakan kemajuan dan hidup bersama.

Saya tidak sedang mengecilkan diri sendiri dan membesar-besarkan orang lain, saya sedang ingin belajar untuk terbuka, menerima dan mengambil hikmah dari mana saja, termasuk dari forum alumni yang sudah mapan.

Saya ingin berani berimajinaasi, dari forum yang sudah kita gelar selama tiga hari kemarin sejak Jambore UMKM, Simposium Nasional, Kongres Alumni pentas budaya pangiyongan, hingga Konser Epik nan Akbar dua band legend: D’Massive dan Padi Reborn.

Selanjutnya, balung-balung yang berserakan akan kembali disatukan dengan semangat progresif, semangat kolaboratif, semangat mencipta, semangat menumbuhkan potensi potensi ekonomi, daya daya hidup kreatif, entah di bidang apa dan pada sektor apa, nanti semoga ada hal hal kongkrit yang segera tercipta, melalui semangat kebersamaan dan keberlanjutan.

——

*Ecep Suwardani Yasa, alumni UIN SAIZU ( Dulu IAIN) , adalah Seorang jurnalis senior yang sekarang menjabat sebagai Pimred stasiun televisi nasional TV one. Baru menyelesaikan gelar doktoral di Universitas Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Maninjau Bangun Masjid Ar-Rahim dan Asrama Putri untuk Generasi Qur’ani

10 Juli 2024 - 13:45 WIB

WIES 2025: Peluang Besar bagi Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!

10 Juli 2024 - 13:12 WIB

Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Dikebut, Ditargetkan Selesai Juli 2024

10 Juli 2024 - 11:39 WIB

Semarak Kemerdekaan di Ranah Minang: 40 Kegiatan Siap Digelar Pemprov Sumbar

9 Juli 2024 - 11:04 WIB

Dorong BUMDesa Ekspor Anggrek, Gus Halim Temui Menteri LHK Siti Nurbaya

8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Festival Banjoemas Kota Lama Ditutup dengan Ruwat Sukerta

8 Juli 2024 - 01:35 WIB

Trending di RAGAM