Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

OPINI · 24 Jun 2024 17:26 WIB ·

Harmoni In Progresio: Refleksi Nilai dan Spirit Reuni Akbar UIN SAIZU Purwokerto


					Harmoni In Progresio: Refleksi Nilai dan Spirit Reuni Akbar UIN SAIZU Purwokerto Perbesar

Opini [DESA MERDEKA]Ecep Suwardani Yasa, alumni UIN SAIZU (Dulu IAIN), jurnalis senior, Pimred TV One. Baru menyelesaikan gelar doktoral di Universitas Indonesia

Setiap upaya mempertemukan banyak orang -terlebih bagi perkumpulan berdasar atas tempat belajar yang sama, seperti Ikatan Alumni (IKA) UIN Saizu Purwokerto – saya selalu antusias karena di sana ada iktiar terus menerus menjalin silaturahmi.

Mengikatkan, merekatkan kembali kerahiman, rahim (penyayang), salah satu sifat Allah yang dititipkan pada setiap manusia adalah bahasa kemanusiaan universal. Sebuah sunnahtullah, sebuah kewajiban utama kemanusiaan.

Silaturahim begitu sentral sehingga berdasarkan sebuah penelitian, orang mungkin tahan tidak meninggal dunia jika tidak makan minum selama beberapa minggu, tapi akan lebih cepat _passed away_ jika terputus silaturahmi sosialnya dengan orang lain. Dalam konteks ini saya kira, ada benarnya ungkapan silaturahmi memperpanjang umur dan rejeki.

Hanya untuk apa kita perlu bertemu kembali, reuni, menyatukan kembali balung balung yang berserakan ini? Setiap diksi “re” adalah ajakan untuk mempertanyakan kembali. Revitalisasi, republik, termasuk reuni adalah ajalan untuk mempertanyakan kembali manfaat dan makna makna dari kata kata tersebut.

Bagi saya, reuni menjadi bermakna jika kita mempertanyakan kembali alasan alasan kenapa kita perlu bersatu kembali. Reuni akan bermakna jika bukan sekedar kembali. Reuni akan punya arti jika ia menjadi sebuah kata kerja.

Apa boleh buat, saya terpesona dengan solidnya teman teman di IA ITB misalnya yang bisa mengusai ekonomi nasional karena alumninya saling bersinergi menguasai sektor riil di negeri ini. Tagline mereka sangat jelas, harmoni in progresio, semangat bersinergi, membangun harmoni untuk menciptakan kemajuan.

Secara nilai nilai, kalimat ini begitu imajinatif sehingga menciptakan daya hidup bagi alumninya untuk saling dukung mendukung, saling bergotong-royong menciptakan kemajuan dan hidup bersama.

Saya tidak sedang mengecilkan diri sendiri dan membesar-besarkan orang lain, saya sedang ingin belajar untuk terbuka, menerima dan mengambil hikmah dari mana saja, termasuk dari forum alumni yang sudah mapan.

Saya ingin berani berimajinaasi, dari forum yang sudah kita gelar selama tiga hari kemarin sejak Jambore UMKM, Simposium Nasional, Kongres Alumni pentas budaya pangiyongan, hingga Konser Epik nan Akbar dua band legend: D’Massive dan Padi Reborn.

Selanjutnya, balung-balung yang berserakan akan kembali disatukan dengan semangat progresif, semangat kolaboratif, semangat mencipta, semangat menumbuhkan potensi potensi ekonomi, daya daya hidup kreatif, entah di bidang apa dan pada sektor apa, nanti semoga ada hal hal kongkrit yang segera tercipta, melalui semangat kebersamaan dan keberlanjutan.

——

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bahaya Laten Gotong Royong Sandiwara di Desa Kita

18 April 2026 - 09:01 WIB

Ketika Rumah Ibadah Masuk Proyek: Korupsi yang Menyelinap dalam Kesalehan

18 April 2026 - 08:45 WIB

Foto: Kedua tersangka dugaan korupsi ditahan Kejari Klaten. (Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)

Hegemoni Kota: Saat Suara Warga Desa Jadi Figuran

15 April 2026 - 21:56 WIB

Bukan Cuma Musrenbang, Google Kini Bantu Bangun Desa

15 April 2026 - 01:36 WIB

Nasib Plasma Menjelutung: Menanti Keadilan di Tengah Jeratan Hutang

12 April 2026 - 13:05 WIB

Berhenti Jadi Laporan: Saatnya Cerita Desa Bicara Dunia

11 April 2026 - 16:39 WIB

Trending di OPINI