Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 8 Jun 2023 09:07 WIB ·

Gus Halim: Kelola Hutan Desa Lewat BUMDes, Ekonomi Melejit!


					JAKARTA _ Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, di dampingi Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Dirjen PDP SugitoSugito Menerima Audiensi Bupati Blitar Rini Syarifah Besama jajaran, terkait konsultasi dan fasilitasi pengelolaan hutan Desa, Rabu 07/06/23.
Foto : KemendesPDTT. Perbesar

JAKARTA _ Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, di dampingi Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Dirjen PDP SugitoSugito Menerima Audiensi Bupati Blitar Rini Syarifah Besama jajaran, terkait konsultasi dan fasilitasi pengelolaan hutan Desa, Rabu 07/06/23. Foto : KemendesPDTT.

Jakarta [DESA MERDEKA] Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mendorong percepatan transformasi perhutanan sosial menjadi hutan desa sebagai mesin ekonomi baru. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi masyarakat desa melalui pengelolaan yang profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dukungan tersebut ditegaskan Gus Halim saat menerima kunjungan Bupati Blitar, Rini Syarifah, di Jakarta. Blitar saat ini memiliki potensi besar dengan 17.000 hektare perhutanan sosial yang tersebar di 90 desa yang siap dikelola secara mandiri oleh warga desa.

Strategi 3 Kategori: Fokus dan Terukur
Agar transformasi ini tidak berjalan di tempat, Gus Halim menyarankan skema klasifikasi desa untuk memetakan prioritas penanganan. Menurutnya, fokus pada success story (cerita sukses) adalah kunci agar program ini bisa direplikasi oleh daerah lain.

Tiga kategori yang harus segera dipetakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar meliputi:

  • Kategori Produktif: Desa yang siap beroperasi dan segera mendapatkan penanganan serius.
  • Kategori Proses: Desa yang membutuhkan perlakuan atau pendampingan khusus.
  • Kategori Persiapan: Desa yang masih dalam tahap awal perencanaan.

“Kita garap yang prioritas dulu agar tertangani maksimal. Kita bikin pengalaman sukses dulu sebagai percontohan bagi daerah lain di Jawa Timur maupun nasional,” ujar Gus Halim.

Kolaborasi “Keroyok” Tiga Pihak
Menyadari kerumitan transisi lahan hutan, Mendes PDTT berkomitmen memberikan dukungan penuh. Ia menekankan perlunya sinergi lintas instansi untuk mempermudah birokrasi dan teknis di lapangan.

“Kita keroyok bertiga: Kemendes PDTT, Pemprov Jatim, dan Pemkab Blitar. Totalitas penanganan harus disiapkan karena ini bukan hal yang mudah,” tegas mantan Ketua DPRD Jawa Timur tersebut.

BUMDes Sebagai Ujung Tombak
Bupati Blitar, Rini Syarifah, memproyeksikan BUMDes atau BUMDes Bersama (BUMDesma) sebagai mitra utama dalam pengelolaan hutan desa. Pola kemitraan ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan hutan sekaligus menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.

Penataan 17.000 hektare lahan ini menjadi misi besar Pemkab Blitar untuk menciptakan kemandirian ekonomi dari pinggiran hutan, sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mengoptimalkan aset desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN