Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 18 Agu 2023 00:45 WIB ·

Gus Halim: Indonesia Bercahaya karena Lilin-Lilin di Desa


					Gus Halim: Indonesia Bercahaya karena Lilin-Lilin di Desa Perbesar

Miangas, Sulawesi Utara [DESA MERDEKA] Indonesia tidak dibangun dari kemegahan ibu kota, melainkan dari semangat yang berkobar di sudut-sudut desa. Pesan filosofis ini menggema di Miangas, pulau paling utara yang berbatasan langsung dengan Filipina, saat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, memimpin upacara HUT ke-78 RI, Kamis (17/8/2023).

Mengenakan Pariwung—pakaian adat ungu khas Kepulauan Talaud yang melambangkan keagungan raja—Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini membawa misi besar: memastikan bahwa kemerdekaan bukan milik Jakarta semata, melainkan milik warga di titik nol utara nusantara.

Desa: Tulang Punggung Pertahanan dan Kedaulatan
Dalam amanatnya, Gus Halim membedah sejarah dengan sudut pandang yang berbeda. Ia mengutip pemikiran Sutan Sjahrir bahwa gelora kemerdekaan sesungguhnya baru benar-benar membara ketika warga desa di seluruh nusantara mulai memekikkan kata “Merdeka.”

“Hadratus Syeikh Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa cinta negara adalah sebagian dari iman. Semangat warga desa inilah yang menjadi tulang punggung penyangga pertahanan kemerdekaan kita sejak bangsa ini masih berusia muda,” ujar mantan Ketua DPRD Jawa Timur tersebut.

Upacara di perbatasan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kehadiran Gus Halim bertujuan untuk memastikan bahwa dana dan program pembangunan desa benar-benar menyentuh wilayah terluar. Pembangunan di perbatasan dipandang sebagai investasi strategis untuk melahirkan tokoh nasional masa depan dari rahim desa.

Menyalakan Lilin dari Pinggiran
Gus Halim mengingatkan kembali pesan ikonik dari sang Proklamator, Bung Hatta. Narasi “lilin desa” menjadi poin utama dalam kunjungannya ke Kabupaten Kepulauan Talaud ini.

“Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tetapi Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di desa,” tegas Gus Halim, mengutip Bung Hatta untuk menekankan bahwa kemajuan nasional bermula dari kemandirian desa.

Upacara ini berlangsung khidmat dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari personel TNI, POLRI, aparatur desa, hingga siswa sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Kehadiran Bupati Talaud, Elly Engelbert Lasut, serta jajaran pejabat Kemendes PDTT mempertegas komitmen pemerintah untuk tidak lagi memandang desa sebagai objek, melainkan subjek utama pembangunan.

Melalui peringatan di Miangas, pemerintah mengirim pesan kuat kepada dunia: bahwa kedaulatan Indonesia dijaga dengan penuh martabat melalui kesejahteraan dan kualitas pengetahuan masyarakat desanya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM